Pada akhirnya — meskipun para atlet ini sudah siap secara fisik — kita harus mempertimbangkan faktor mental yang terlibat.
Apa perbedaan antara ritual dan takhayul?
Baca Juga: Inzaghi Membalas Para Peragu Inter setelah Kemenangan 2-0 atas Atalanta
Jenny Rice mengatakan takhayul dapat berupa ritual yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu — seperti saat Anda melihat bintang jatuh dan membuat permohonan.
Namun, takhayul juga memiliki tingkat sihir dan hal-hal gaib yang menyertainya. Ritual sendiri hanyalah kebiasaan yang dilakukan secara teratur.
Misalnya, menggosok gigi setiap pagi, yang merupakan ritual. Namun, takhayul menganggap bahwa ritual yang dilakukan akan memiliki efek yang melampaui kemampuan manusiawi.
Baca Juga: Mbappe Siap Salip Ronaldo dan Pecahkan Rekor 32 Tahun Real Madrid
Terkait takhayul, kita sering memercayainya meskipun tahu—pada tingkat tertentu—takhayul itu tidak benar. Mengapa kita memercayai hal yang tampaknya tidak dapat dipercaya?
"Salah satu penjelasannya terkait dengan disonansi kognitif. Otak kita sulit mempercayai bahwa dua proposisi yang berlawanan sama-sama benar," ujar Rice.
"Saat kita dihadapkan pada informasi yang bertentangan dengan sesuatu yang kita yakini, otak kita "memecahkan masalah" dengan memberikan rasionalisasi yang menghilangkan konflik tersebut."
Artikel Terkait
Permainan Indah Menakjubkan, Alisha Lehmann Terancam Diblokir Instagram
Del Piero Melihat Masalah Serius di Balik Kekalahan Juventus Melawan Fiorentina
Giannis Antetokounmpo Bocorkan Sepatu Nike Signature Terbarunya
Lamine Yamal Tahu Pentingnya Gol Datang untuk Barcelona
Dominasi China di All England 2025: Lebih Banyak Wakil di Final, Dua Gelar Dibawa Pulang