Hal itu menunjukkan bahwa, melalui solidaritas, anak-anak dapat menemukan bagaimana semangat sepak bola dapat menginspirasi perubahan sosial.
"Dengan kampanye ini, LaLiga ingin mencerminkan semangat kolektif sepak bola, di mana keberhasilan sebuah tim bergantung pada persatuan dan dukungan bersama."
"Prinsip yang sama ini harus diterapkan dalam perang melawan bullying dan itulah yang telah kita lihat tercermin hari ini melalui acara ini," kata Pablo Casaos delegasi LaLiga di Vietnam.
Artikel Terkait
Pink Spiders Fokus di Final, Kim Yeon-koung Ingin Lawan Lelah Terlebih Dahulu
Jepang Jadi Tim Pertama yang Lolos ke Piala Dunia 2026 Lewat Kualifikasi
Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Belum Tertutup, tapi Skuat Garuda Harus Berhitung Ulang
Oscar Balaguer: Puasa Ramadan Tidak Mengganggu Program Latihan Persis Solo