Studi Mengukur Pengaruh Brand Media Sosial Pemain Sepak Bola Wanita Profesional

Suryansyah, Sportlink News
- Kamis, 15 Mei 2025 | 12:20 WIB
Para pemain Tim Nasional Wanita AS sangat populer di dunia. (npr.org)
Para pemain Tim Nasional Wanita AS sangat populer di dunia. (npr.org)

SportlinkNews - Sepak bola profesional wanita semakin populer selama dekade terakhir. Sementara media sosial secara bersamaan memberi atlet cara yang mudah diakses untuk mempromosikan brand pribadi mereka.

Sebuah studi baru dari University of Kansas menganalisis bagaimana pemain sepak bola wanita profesional di Eropa menggunakan media sosial untuk mempromosikan merek pribadi mereka dan bagaimana faktor-faktor seperti penggunaan media sosial tim mereka memengaruhi popularitas mereka.

Mungkin yang paling menonjol, penelitian tersebut menemukan bahwa ketika tim pemain membagikan kehadiran media sosialnya dengan tim pria, hal itu berdampak negatif pada pengikut pemain wanita.

Baca Juga: Mengapa Olahraga Sangat Penting bagi Budaya Kita?

"Secara intuitif, Anda akan berpikir ketika pria dan wanita dicap bersama dalam satu akun, itu akan bagus," kata Nataliya Bredikhina, asisten profesor manajemen olahraga di KU dan penulis utama studi tersebut.

"Itu mengekspos mereka ke audiens yang lebih besar dan lebih banyak pengikut. Tetapi sebenarnya memiliki efek sebaliknya. Itu memverifikasi, pada dasarnya, diskriminasi gender yang sama yang kita lihat secara daring dan di masyarakat."

Bredikhina, yang meneliti pencitraan merek atlet, memimpin dua studi tentang faktor-faktor yang membentuk pengikut Instagram pemain sepak bola wanita Eropa, platform populer bagi atlet untuk mempromosikan merek pribadi mereka.

Baca Juga: Dobrak Batas, NPC Indonesia Deteksi Potensi Calon Atlet dengan Sejumlah Alat Canggih

Yang pertama mengumpulkan dan menganalisis kiriman Instagram untuk tim dan pemain di akhir musim 2020–2021, dan yang kedua mengumpulkan data dari kiriman selama periode tiga bulan selama musim 2021–22.

Keduanya menganalisis bagaimana merek utama tim, media, dan pasar tempat atlet bermain memengaruhi pengikut daring, pengaruh, dan popularitas mereka.

Studi pertama menemukan bahwa jika akun tim memiliki autentikasi, atau "tanda centang" untuk akun resmi, hal itu memengaruhi pengikut dan keterlibatan tim dan pemain secara positif.

Baca Juga: Ole Romeny Tampil Keren dengan Pakaian Jalanan yang Berkelas Bukan Bermerek

Namun, ketika tim pria dan wanita dicitrakan pada akun yang sama, hal itu memengaruhi jumlah pengikut atlet secara negatif.

Studi kedua menyelidiki lebih dalam upaya pencitraan merek tim dan bagaimana hal itu memengaruhi pengikut atlet.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: phys.org

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X