Perang Israel Vs Iran Menyeret Atlet Top, Termasuk Messi dan Ronaldo

Suryansyah, Sportlink News
- Selasa, 17 Juni 2025 | 09:39 WIB
Cristinao Ronaldo dikenal sebagai pecinta perdamaian. (al-nassr)
Cristinao Ronaldo dikenal sebagai pecinta perdamaian. (al-nassr)

SportlinkNews - Perang Isreal vs Iran berdampak luas. Serangan yang dilancarkan kedua negara, menyeret atlet profesional dalam keberpihakan.

Lionel Messi pernah diguncing ketika datang ke Israel pada 2023. Ia terlihat memegang papan bertuliskan I stand with Israel.

Kontan, negara-negara Muslim memboikot segala ornamen berlabel Messi. Namun, peraih Balon d'Or enam kali itu membantah.

Ditelusuri foto tersebut menggunakan tools google search image. Serta mendapati foto serupa yang identik. Namun, kala itu, Messi menandatangani sepuluh kaus berbingkai FC Barcelona untuk penjualan online di situs icon.com.

Baca Juga: Pemain Tottenham Manor Solomon Terjebak di Israel Selama Konflik Iran

Maka dapat disimpulkan informasi tersebut tidak benar atau hoaks. Faktanya, foto tersebut merupakan hasil suntingan.

Tapi, jauh sebelumnya, legenda Argentina itu dikabarkan menjadi anggota tim sepak bola Israel yang terkenal rasis dengan sejarah kekerasan anti-Arab.

Messi, yang dianggap sebagai salah satu pemain terhebat di dunia, diberi kartu anggota Beitar Jerusalem oleh Moshe Hogeg, pemilik klub tersebut.

Baca Juga: Finalis Liga Champions Terdampar di Iran Jelang Piala Dunia Antarklub Dampak Perang dengan Israel

Ikon Argentina tersebut adalah duta merek untuk Sirin Labs, sebuah perusahaan teknologi yang didirikan oleh Hogeg, dan minggu lalu menjadi ikon untuk 'ponsel pintar blockchain' bernama Finney yang diproduksi oleh Sirin.

Messi menerima kartu anggota tersebut selama sebuah acara di Barcelona untuk mempromosikan ponsel pintar Finney.

Klub sepak bola Beitar Jerusalem adalah satu-satunya tim di liga Israel yang tidak pernah memiliki pemain Arab-Muslim dan para penggemarnya sering menyanyikan yel-yel anti-Palestina di pertandingan, termasuk "Matilah Orang Arab".

Baca Juga: Pemain Sepak Bola Diperingatkan Tentang Risiko Demensia Akibat Menyundul Bola

Setelah pertandingan pada tahun 2012, para penggemar Beitar berbaris ke mal di dekat Yerusalem dan secara brutal menyerang karyawan Palestina.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X