SportlinkNews - Dewan FIFA mengadakan pertemuan penting sebelum Kongres FIFA ke-74 di Bangkok, Thailand, di mana beberapa keputusan krusial diambil, terutama terkait masa depan sepak bola wanita.
Salah satu keputusan utama yang diadopsi dengan suara bulat adalah Kalender Pertandingan Internasional Wanita (WIMC) 2026-2029.
WIMC 2026-2029 merupakan hasil dari proses konsultasi mendalam yang melibatkan penelitian dan analisis ekstensif, serta koordinasi dengan konfederasi dan pemangku kepentingan lainnya.
Baca Juga: Real Valladolid Membuat Sejarah, Klub Milik Ronaldo Nazario Kembali ke Kasta Tertinggi LALIGA
Dengan pendekatan yang berfokus pada pemain, kalender ini dirancang untuk memberikan lebih banyak kesempatan beristirahat dan pemulihan bagi pemain.
Jumlah jendela pertandingan dikurangi dari enam menjadi lima, sehingga mengurangi gangguan pada liga domestik dan mengurangi beban perjalanan.
Selain itu, menyusul keputusan Dewan FIFA pada Desember 2022 untuk memperkenalkan FIFA Women's Club World Cup™, disepakati bahwa edisi perdana kompetisi ini akan diikuti oleh 16 tim pada Januari-Februari 2026 dan akan diselenggarakan setiap empat tahun sekali.
Kompetisi klub wanita tambahan akan diadakan pada tahun-tahun non-Piala Dunia Klub Wanita FIFA mulai tahun 2027, untuk memastikan klub wanita di seluruh dunia memiliki kesempatan bermain yang cukup setiap tahun.
Untuk melindungi kesejahteraan pemain dan pelatih wanita, FIFA akan mengubah Peraturan tentang Status dan Transfer Pemain mulai 1 Juni 2024.
Perubahan ini mencakup perlindungan terhadap orang tua angkat dan ibu non-biologis, serta memperhitungkan dampak fisik, psikologis, dan sosial dari menstruasi berat atau komplikasi medis terkait kehamilan.
Baca Juga: Singapore Open 2024: Tunggal Putra Indonesia Ambyar, Anthony Ginting Gagal Pertahankan Gelar
Selain itu, asosiasi sepak bola didorong untuk memfasilitasi keseimbangan emosional pemain dengan keluarga mereka saat bertugas internasional.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyatakan bahwa kalender pertandingan dan amandemen peraturan ini merupakan tonggak penting dalam upaya meningkatkan daya saing sepak bola wanita di seluruh dunia dan melindungi kesejahteraan pemain.
Artikel Terkait
CEO Ducati Corse Curhat: Ducati Hadapi Dilema Berat Tentukan Partner Bagnaia di MotoGP
Singapore Open 2024: Langkah Chico Aura Terhenti, Ganda Putri Apriyani/Fadia Menang Mudah
Amartha Hangtuah Lepas Ronald Delph, Pilih Bigmen Asal Belgia Sebagai Gantinya
Usai Melepas Jerome Jordan, RANS Tunjuk Pebasket Amerika Berpostur Tinggi Besar
Tak Jadi Tim Unggulan di EURO 2024, Timnas Italia Pasang Target Realistis