Timnas Jerman yang juga dikenal dengan nama Die Mannschaft telah meraih kesuksesan besar, menumbuhkan rasa bangga dan persatuan yang kuat di antara para pendukungnya. Hasilnya, bar dan jalanan dipenuhi penggemar yang antusias menikmati pint dan pretzel.
Lagu & nyanyian
Penggemar sepak bola Jerman dikenal karena menciptakan atmosfer yang menggemparkan. Mereka mengubah stadion menjadi kuali kebisingan, meneriakkan Super Deutschland dengan pertunjukan kembang api yang terkoordinasi, termasuk bendera, suar, dan spanduk.
Perayaan
Hari pertandingan sering kali melampaui batas stadion, dengan para penggemar berkumpul di alun-alun dan bar setempat untuk menonton pertandingan bersama, khususnya selama turnamen sepak bola internasional.
Baca Juga: Hasil EURO 2024: Harry Kane Pahlawan, Timnas Inggris Lolos ke Perempat Final dengan Dramatis
Di sana, perayaan berlanjut setelah pertandingan, saat para penggemar menikmati bir tradisional pasca-pertandingan bersama.
Spanyol
Budaya sepak bola
Ketika tim nasional Spanyol yang sangat sukses, La Roja, bermain, hal itu memikat hati bangsanya. Jika Anda tinggal di Spanyol, turnamen internasional mengubah kehidupan sehari-hari, menyatukan komunitas untuk merayakannya.
Lagu dan nyanyian
Selama pertandingan, para penggemar meneriakkan, "Yo soy espanol, espanol, espanol," saat negara tersebut berhenti selama 90 menit untuk menyaksikan tontonan, bersorak, dan bernyanyi.
Perayaan
Kemenangan (yang jumlahnya banyak) dirayakan dengan semangat yang menyaingi pertandingan klub mana pun. Jalanan menjadi lautan merah dan emas, dengan parade, musik, dan tarian yang berlangsung hingga malam hari.
Italia
Budaya sepak bola
Gairah terhadap sepak bola di Italia mencapai titik tertinggi sepanjang masa selama turnamen internasional ketika tim nasional, Gli Azzurri, bermain. Kecintaan mereka terhadap sepak bola memiliki akar sejarah yang dalam dan turut membentuk identitas nasional.
Lagu dan nyanyian
Kota-kota seperti Roma, Milan, dan Napoli dipenuhi dengan seruan Forza Italia bergema dengan latar belakang kuno dan modern, terutama setelah kemenangan besar.
Perayaan
Ketika turnamen internasional sedang berlangsung, seluruh lingkungan dan piazza mereka ditutupi dengan warna biru yang menjadi ikon tim dan warna nasional Italia yaitu hijau, putih, dan merah. Daerah-daerah ini menjadi pusat perayaan, tempat penduduk lokal dan pengunjung berkumpul.
Artikel Terkait
Ragnar Oratmangoen Ungkap 3 Sosok Idola, Nabi Muhammad SAW Tetap yang Pertama
MotoGP Belanda: Francesco Bagnaia Ancam Posisi Jorge Martin di Klasemen Pembalap MotoGP Usai Balap di Assen
Nacho Fernandez Tak Lagi Menjadi Rival Lamine Yamal
Luciano Spalleti Bukan Harry Potter, Tidak Punya Tongkat Ajaib
ASEAN Cup U-16 2024: Jelang Lawan Australia, Nova Arianto Ungkap 1 Harapan untuk Timnas U-16 Indonesia