culture

Kebangkitan Oday Dabbagh: Identitas, Mode, dan Iman

Sabtu, 7 Maret 2026 | 15:05 WIB
Oday Dabbagh meraih pengakuan global selama masa pinjamannya baru-baru ini di Aberdeen, Skotlandia.

“Saya percaya ini bukan datang begitu saja; ini adalah hasil dari kerja keras dan komitmen yang berkelanjutan. Saya sangat bangga menjadi perwakilan negara saya, dan saya tentu berterima kasih kepada setiap orang yang mendukung saya atau membantu saya mencapai level ini. Menjadi duta besar untuk negara Anda adalah hal yang luar biasa.”

Namun, sepak bola bukanlah satu-satunya media yang dipilih pemain berusia 26 tahun ini untuk mengekspresikan dirinya. Sebagai seorang yang mengaku menyukai mode, gaya Oday juga sangat serbaguna dan eksperimental. Mungkin hal itu tidak mengejutkan, mengingat beragam pengalaman yang ia dapatkan saat bermain di enam negara berbeda.

Baca Juga: Luciano Spalletti Berpeluang Besar Bertahan di Juventus Hingga Musim Depan

Yang terpenting, Oday sangat percaya pada kekuatan fesyen sebagai wahana ekspresi diri dan identitas, “Ini sangat ampuh. Ini memberi kita ruang untuk menjadi diri kita sendiri dan untuk menunjukkan momen dan pengalaman yang telah kita dapatkan sepanjang jalan.”

Ia tidak hanya mewakili identitasnya melalui sepak bola dan fesyen, tetapi namanya sendiri juga memberi penghormatan kepada budaya yang paling ia hargai.

‘Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan’ – Surah Asy-Syariah (94:5-6)

Sebuah ayat yang kuat dari Al-Quran yang berfungsi sebagai pengingat bahwa setiap kesulitan disertai dengan kemudahan, dan bahkan dalam situasi sulit, ada berkah dan kemudahan.

Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)

Halaman:

Tags

Terkini