culture

Jaringan Tayangan Ilegal Olahraga di Uni Eropa Diciduk Satgas Bulgaria dan Europol

Kamis, 9 Januari 2025 | 15:51 WIB
Ilustrasi digital piracy (SportlinkNews )

SportlinkNews - Banyaknya layanan streaming ilegal dan IP TV ilegal di Uni Eropa (UE) membuat Bulgaria dan Europol melakukan operasi internasional bertajuk Kratos.

LaLiga juga turut ambil bagian dalam operasi Europol yang belum pernah terjadi sebelumnya dan melibatkan banyak pihak berwenang di Eropa.

Operasi Kratos yang dipimpin oleh Bulgaria dan Europol ini merupakan sinyal penting kerja sama internasional dalam memerangi pembajakan digital dan perdagangan ilegal barang palsu.

Baca Juga: Dampak Buruk Konten Ilegal Tayangan Sepak Bola Spanyol Bikin Rugi Hingga Rp11,7 Triliun

Hasil dari operasi internasional ini berhasil membongkar jaringan yang menyediakan distribusi ilegal kepada lebih dari 22 juta pengguna di seluruh dunia.

Operasi Kratos, yang berlangsung antara awal Juni dan pertengahan September 2024, mempertemukan otoritas penegak hukum dari Negara Anggota UE dan non-UE, lembaga UE, dan perusahaan konten digital swasta.

Operasi tersebut dilakukan dalam rangka kegiatan olahraga besar musim panas seperti UEFA EURO 2024 dan Olimpiade.

Baca Juga: Google Diperintahkan Blokir Streaming Ilegal La Liga di Argentina

Tujuan utama operasi tersebut untuk memerangi pembajakan digital dalam bentuk penerbitan, distribusi, dan penyiaran konten digital yang dilindungi hak cipta dan hak terkait.

Selama periode operasi, berhasil membongkar salah satu jaringan streaming ilegal terbesar yang beroperasi di dalam dan luar UE. Operasi ini telah mengidentifikasi 102 tersangka, 11 di antaranya ditangkap.

Jaringan tersebut ditemukan telah mendistribusikan lebih dari 2.500 saluran TV dan menjangkau lebih dari 22 juta pengguna di seluruh dunia tanpa persetujuan dari pemegang hak cipta.

Baca Juga: Malaysia Open 2025: Performa Belum Maksimal Ginting Takluk dari Pemain Thailand

Selama operasi tersebut, lebih dari 112 penggeledahan dan penyitaan dilakukan, setidaknya 29 server dan 270 perangkat IPTV disita, serta 100 domain yang terkait dengan aktivitas ilegal.

Sebagai hasil dari operasi tersebut, lebih dari 560 penjual kembali layanan bajakan tersebut berhasil diidentifikasi.

Halaman:

Tags

Terkini