SportlinkNews - Manchester City dan PUMA resmi merilis jersey tandang untuk musim 2025-2026, menampilkan desain monokrom yang sederhana namun penuh makna.
Koleksi terbaru ini menjadi penegasan bahwa sejarah klub tetap menjadi fondasi kuat dalam setiap langkah modern yang diambil.
Untuk edisi kali ini, PUMA menyajikan pendekatan minimalis nan elegan.
Baca Juga: Arsenal Boyong 30 Pemainnya Mengikuti Tur Asia 2025, Singgah di Singapura dan Hong Kong
Jersey hadir dengan dominasi warna hitam pekat, memberikan kesan tajam dan bersih.
Detail perak metalik yang menghiasi logo PUMA dan lambang klub memberikan sentuhan kontemporer yang menonjol, seolah menyimbolkan kilau trofi yang diangkat di bawah sorotan lampu stadion.
Desain ini menyampaikan pesan diam-diam yang kuat: Manchester City telah lama ada, bahkan sebelum gemilangnya era sekarang.
Baca Juga: Patrick Kluivert Hadir di Final IBL 2025 Terkesan dengan Atmosfer Pertandingan
Di balik kesan modern yang tegas, desain jersey ini tetap mengakar pada sejarah.
Khususnya pada seragam kandang yang juga diperkenalkan bersamaan, terinspirasi dari kostum pertama yang dikenakan tim pada tahun 1884 ketika klub masih bermarkas di kawasan Gorton.
Masa itu jauh dari kemewahan—belum ada kejayaan Treble, belum berdirinya Etihad Stadium, bahkan belum ada Haaland dengan torehan hat-trick-nya.
Baca Juga: Final IBL 2025: Pelita Jaya dan Dewa United Bermain Imbang, Laga Penentuan akan Dimainkan
Hanya ada tekad, kerja keras, dan semangat untuk membangun identitas sepak bola yang kelak menjadi ciri khas Manchester City.
Versi tandang ini merepresentasikan semangat yang sama dalam format visual yang modern.