SportlinkNews - Perseteruan Dewa United Banten akan diselesaikan dengan pertandingan ketiga menghadapi Pelita Jaya Jakarta pada final Indonesian Basketball League (IBL) 2025.
Dua pertemuan sebelumnya berakhir dengan skor imbang 1-1. Pelita Jaya lebih dulu unggul di gim pertama (94-77).
Disusul dengan kemenangan Dewa United di laga kedua (80-75) yang tersaji di GOR Soemantri Brodjonegoro, 19 Juli 2025.
Baca Juga: MotoGP Ceko: Drama Marc Marquez di Brno, Pedro Acosta dan Enea Bastianini Naik Podium di Sprint Race
Skor sama kuat ini menjadi penanda bahwa partai puncak musim ini menyajikan dua kekuatan bola basket nasional yang benar-benar seimbang.
Bagi Dewa United Banten, hasil ini adalah bentuk perlawanan sempurna setelah tertinggal lebih dulu di gim pertama.
Tekanan besar tak menghalangi mereka untuk bangkit, bermain lebih lepas, dan menunjukkan tekad untuk merajut mimpi yang telah dibangun selama musim terakhir.
Baca Juga: Holtman Riding Sneaker Bikin Penunggang Harley-Davidson Terlihat Necis dan Modis
Meski takluk di gim kedua, Pelita Jaya Jakarta tetap memberi bukti bahwa mereka tim dengan mentalitas juara.
Sempat tertinggal 20 poin, tim yang identik dengan warna oranye tersebut memangkas jarak dengan kekalahan empat poin.
Direktur IBL, Junas Miradiarsyah, menyebut berlanjutnya pertandingan ke gim ketiga final IBL 2025 menjadi bukti bahwa persaingan antar tim terus meningkat dari musim ke musim.
Baca Juga: Pelatih Inter Miami Pasrah Menyaksikan Kelelahan, Messi dan Jordi Alba Diminta Istirahat
"Fakta bahwa final IBL 2025 harus ditentukan lewat gim ketiga adalah bukti nyata bagaimana ketatnya persaingan di liga kita," ujar Junas.
"Dari musim ke musim, kualitas tim terus meningkat, dan ini menandakan bahwa IBL semakin kompetitif, semakin sehat, dan semakin menarik untuk dinikmati oleh seluruh pencinta basket Indonesia," imbuhnya.
Artikel Terkait
IBL Siapkan Tiga Penghargaan Baru untuk Best of The Best 2025
Final IBL 2025: Sejarah Baru di Antara Dua Kekuatan Besar
I League Gandeng Adidas, Siapkan Bola Resmi dan Referee Kit untuk Super League 2025/26
Dari Stratosfer ke Arena Balap, Ikon Olahraga Ekstrem Felix Baumgartner Tewas Kecelakaan Paralayang di Italia