SportlinkNews - Pelatih Barcelona Hansi Flick mengungkapkan kekecewaannya setelah tersingkir dari Liga Champions di tangan Inter.
Hansi Flick menyuarakan rasa frustrasinya dengan apa yang dianggapnya sebagai hasil yang tidak adil. Beberapa keputusan wasit menurutnya menguntungkan Nerazzurri.
"Kami semua kecewa, karena kami telah memberikan begitu banyak hal dalam pertandingan ini,” kata Flick dalam konferensi pers yang penuh amarah.
“Beberapa keputusan 50-50 semuanya menguntungkan Inter, tetapi begitulah adanya. Saya bangga dengan tim, saya pikir hasilnya tidak adil dan beberapa keputusan wasit sangat bagus, tetapi tidak menguntungkan kami," pungkasnya.
Baca Juga: Lautaro Martinez Menangis Selama 2 Hari, tapi Inter Dapat Menulis Sejarah
"Ini sepak bola, mereka pantas mendapatkannya dan penggemar mereka luar biasa, tetapi kami akan kembali musim depan.”
Flick ditanyai secara spesifik apa yang menjadi masalah baginya terkait dengan keputusan wasit asal Polandia Szymon Marciniak.
“Saya tidak ingin terlalu banyak membicarakannya, itu tidak adil bagi tim saya, yang tampil hebat. Saya tidak ingin membicarakan wasit. Saya sudah mengatakan kepadanya apa yang perlu saya katakan.”
Baca Juga: Mentalitas Juara, Knicks Balikan Defisit Poin Menjadi Kemenangan Dramatis atas Celtics
Flick dan Pau Victor di bangku cadangan Barcelona sama-sama mendapat kartu kuning karena perbedaan pendapat.
Tapi sementara tekel Pau Cubarsi terhadap Lautaro Martinez tampak bersih dari belakang, pandangan VAR dari depan menunjukkan bahwa ia tidak mendapatkan bola.
Namun, Flick juga memanfaatkan kesempatan itu untuk memuji pasukan Simone Inzaghi 'baik secara bertahan maupun menyerang', sambil juga mengucapkan 'semoga sukses' untuk final di Munich.
Baca Juga: PSSI Buka Peluang Uji Coba Timnas Indonesia Lawan Kazakhstan dan Uzbekistan, Rusia Masih Diragukan
"Hari ini, para penyerang Inter sangat bagus, mereka memegang bola dengan baik dan merupakan pemain yang sangat kuat, tetapi juga berpengalaman. Kami memiliki tim muda dan kami perlu meningkatkan diri; tugas kami adalah menjadi lebih baik. Dari setiap sudut pandang, baik secara bertahan maupun menyerang."
Artikel Terkait
Calvin Verdonk Bunuh Diri, Pemain Jepang Selamatkan NEC
Conceicao Beberkan Sistem Baru di Milan yang Hasilkan Empat Kemenangan
Nike Beri Sinyal Musim Panas dengan Sepatu Air Force 1 Low Denim Turquoise
Mantan Pembalap F1 dan Le Mans Joachen Mass Tutup Usia, Pernah Jadi Pembimbing Michael Schumacher
FIFA Arena Pertama Diresmikan di Jakarta, Bukti Kepercayaan Dunia pada Indonesia
Garuda Academy, Komitmen PSSI Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan