Statistik PSG 5-0 Inter: Desire Doue Tampil Memukau Saat Mencatat Kemenangan Terbesar Sepanjang Masa di Final Liga Champions

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 1 Juni 2025 | 07:27 WIB
PSG menjadi raja baru Eropa setelah menjuarai Liga Champions 2024-25
PSG menjadi raja baru Eropa setelah menjuarai Liga Champions 2024-25

Wajar jika seorang remaja menjadi pemain terbaik di lapangan karena ini benar-benar merupakan pertarungan antara pemain muda dan pemain berpengalaman.

PSG menurunkan sebelas pemain termuda di final Liga Champions pada abad ke-21 dengan usia rata-rata hanya 25 tahun dan 96 hari.

Di sisi lain, Inter menjadi tim pertama yang menurunkan tiga pemain berusia setidaknya 35 tahun dalam susunan pemain di final Liga Champions (Yann Sommer, Francesco Acerbi, dan Henrikh Mkhitaryan).

Baca Juga: Apel Pendekar Silat Indonesia, KONI Pusat Lempar 4 Jurus Menuju Olimpiade

Faktanya, perbedaan usia rata-rata kedua pemain tersebut adalah lima tahun dan 146 hari, dengan Inter berusia 30 tahun dan 242 hari, perbedaan usia terbesar yang pernah ada antara dua susunan pemain di final Liga Champions.

PSG memulai dengan lebih agresif, dengan Doue dan Ousmane Dembele memaksa Sommer melakukan penyelamatan rutin.

Tapi tidak ada yang dapat dilakukan kiper Swiss itu terhadap gol pembuka pada menit ke-12.

Kvaratskhelia menerobos dari sisi kiri dan mengopernya ke Fabian Ruiz, yang mengopernya kembali ke Vitinha. Umpannya ke Doue membuka peluang Inter seperti pembuka kaleng, dan remaja itu mengoper bola ke Hakimi untuk disambar.

Pada usia 19 tahun dan 362 hari, Doue menjadi pemain termuda yang memberikan assist di final Liga Champions, melampaui rekor Jude Bellingham bersama Real Madrid saat melawan Borussia Dortmund di final tahun lalu (20 tahun dan 338 hari).

Itu juga merupakan keterlibatan gol kesembilan Hakimi dalam kompetisi musim ini, yang terbanyak bersama oleh bek dalam satu musim UCL (9 – 4 gol, 5 assist) bersama dengan Ian Harte pada 2000-01.

Awal yang hebat dari pasukan Luis Enrique menjadi lebih baik pada menit ke-20.

Serangan balik PSG membuat Dembele memainkan bola sempurna dari sisi kiri ke Doue di sisi kanan. Dan tembakan remaja itu membelok melewati Sommer melewati Federico Dimarco dan masuk ke gawang.

Baca Juga: Pelajari Cara Berenang dengan Kecepatan Lebih Cepat

Itu adalah momen buruk lainnya bagi Dimarco, yang juga mengoper bola kepada Doué dalam posisi onside untuk gol pertama.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: theanalyst

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X