SportlinkNews - Pasangan ganda putra Malaysia, Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin Rumsani, mendapat sorotan tajam usai tersingkir lebih awal dari ajang Singapore Open 2025.
Langkah mereka terhenti di babak perempat final setelah dikalahkan wakil India, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty, yang baru saja kembali dari cedera.
Goh/Izzuddin harus menyerah dua gim langsung dengan skor 17-21 dan 15-21.
Baca Juga: MLS Catat Pendapatan Sponsor Tertinggi, Inter Miami Jadi Kontributor Utama
Hasil ini menjadi pukulan tersendiri bagi pasangan yang baru saja naik ke peringkat satu dunia versi BWF pada 27 Mei 2025, menggusur pasangan Denmark, Kim Astrup dan Anders Skaarup Rasmussen.
Legenda bulu tangkis Malaysia, Datuk Razif Sidek, turut menanggapi kekalahan tersebut.
Menurutnya, Goh/Izzuddin tampak belum mampu mengelola tekanan sebagai ganda putra nomor satu dunia.
Baca Juga: 4 Pemain Asing Hengkang dari Persib Bandung, David da Silva Belum Pasti Bertahan
"Mereka tidak bisa menangani tekanan itu dengan baik."
"Menjadi nomor satu dunia lebih mudah daripada mempertahankannya," ujar Razif dikutip dari NST.com.my.
"Saat berada di puncak, semua ingin mengalahkan kalian. Tampaknya mereka kesulitan menghadapi situasi itu."
Baca Juga: Sandy Walsh dan Eliano Reijnders Absen, Komposisi Pemain Timnas Indonesia Dirombak
Razif, yang pernah menduduki posisi teratas dunia pada 1990, menyebut performa Goh/Izzuddin saat melawan Rankireddy/Shetty seperti kehilangan arah.
Ia menilai perlu ada evaluasi menyeluruh dari strategi hingga kondisi fisik mereka.
Artikel Terkait
10 Fakta Menarik yang Perlu Diketahui Tentang Jeremie Frimpong
Liverpool Peringati Tragedi Mengerikan di Stadion Heysel 40 Tahun Silam
Final Liga Champions: Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi Siapkan Strategi Meredam Pemain PSG
Final Liga Champions: Lautaro Martinez akan Membawa Trofi Kembali ke Italia
Jelang Final Liga Champions, Luis Enrique: Kami Memiliki Skuad yang Luar Biasa