SportlinkNews - Polemik naturalisasi pemain keturunan Malaysia kembali menjadi sorotan.
Kali ini, kritik datang dari pakar sepak bola Vietnam, Quang Huy, yang secara terbuka meragukan keabsahan proses tersebut.
Ia menyampaikan kekhawatirannya terhadap kecepatan dan latar belakang para pemain yang dinaturalisasi oleh Malaysia, yang disebut tidak sesuai dengan standar yang berlaku dalam regulasi FIFA.
Baca Juga: Adidas Luncurkan Radiant Blaze, Koleksi Sepatu Bola Berenergi Tinggi Sambut Euro Wanita 2025
Menurut Quang Huy, proses naturalisasi yang dilakukan oleh Malaysia terlihat tidak lazim.
Para pemain keturunan yang belakangan memperkuat tim nasional Harimau Malaya disebut muncul secara tiba-tiba dan langsung mendapatkan status kewarganegaraan dalam waktu singkat.
Tak hanya itu, informasi mengenai asal usul atau garis keturunan para pemain tersebut pun nyaris tidak pernah diungkap secara terbuka oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) maupun tokoh yang dikenal aktif mendorong program naturalisasi, Tunku Ismail.
Baca Juga: Supercoppa Italiana: Milan Vs Como Bisa Dimainkan di Luar Negeri
Kondisi tersebut memunculkan kecurigaan di kalangan publik sepak bola Asia Tenggara.
Bahkan, Quang Huy tidak segan menyebut bahwa Malaysia kemungkinan menggunakan dokumen palsu dalam proses naturalisasi.
Ia menggarisbawahi tiga poin yang membuat proses ini tampak janggal.
Baca Juga: Serhou Guirassy Mengaku Tidak Sabar Berhadapan dengan Sergio Ramos di Laga Dortmund vs Monterrey
Pertama, para pemain dinaturalisasi hanya muncul dalam hitungan bulan sebelum resmi memperkuat tim nasional.
Kedua, latar belakang mereka tidak jelas, mayoritas berasal dari Amerika Selatan atau Eropa, tidak memiliki keterikatan darah maupun riwayat tinggal di Malaysia.
Artikel Terkait
TC Timnas U-17 Indonesia Dimulai di Bali, 34 Pemain Dipanggil untuk Persiapan Piala Dunia 2025
Presiden FAM Jawab Tuduhan Naturalisasi Ilegal Pemain Timnas Malaysia
LALIGA Youth Tournament Indonesia 2025 Greater Jakarta Dimulai, 24 Tim Bersaing Jadi yang Terbaik
Pernyataan Kontroversial Pelatih Timnas Malaysia, Presiden FAM Minta Klarifikasi
Bawa Fluminense ke Perempat Final Piala Dunia Antarklub, German Cano: Kami Menempatkan Brasil di Puncak Dunia