Menurut peraturan FIFA, pemain yang ingin dinaturalisasi dan bermain untuk tim nasional lain harus merupakan keturunan dari kakek-nenek atau orang tua, atau telah menjadi penduduk tetap yang sah di negara tersebut selama setidaknya lima tahun sejak berusia 18 tahun.
Dalam kasus terbaru – pemain Malaysia yang dinaturalisasi, Facundo Garces – ia tidak pernah bermain sepak bola profesional di Malaysia, jadi ia jelas tidak memenuhi persyaratan tempat tinggal.
Jika terbukti bersalah, Malaysia dapat didiskualifikasi dari turnamen AFC dan FIFA – yang berarti tidak akan diizinkan untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia, Piala Asia, atau turnamen resmi lainnya.
Baca Juga: Pakar Tar Heel Mengungkap Sains di Balik Renang
Sebelum pertandingan melawan Vietnam, Malaysia mengumumkan serangkaian pemain yang dinaturalisasi.
Saat itu, banyak surat kabar di wilayah tersebut membunyikan alarm. New Straits Times maupun The Star menekankan bahwa Malaysia berisiko dihukum seperti Timor-Leste jika terus mengambil risiko dalam menggunakan pemain yang tidak memenuhi syarat.
Menurut New Straits Times, FIFA dapat mengenakan denda berat kepada Malaysia jika memutuskan bahwa telah terjadi penipuan dalam naturalisasi proses.
Sebelumnya, Malaysia pernah ditegur FIFA atas kasus serupa. Saat itu, mereka serentak mengumumkan lima pemain naturalisasi, antara lain Irazabal (asal Spanyol), Machuca, Holgado, dan Garces (asal Argentina), serta Joao Figueiredo (asal Brasil).
Baca Juga: Arsenal Tambah Amunisi Penyerang, Gembosi Chelsea Lewat Kepa
Kelima pemain ini dinaturalisasi dengan "kecepatan kilat", sehingga menimbulkan keraguan dan peringatan dari media Malaysia.
FIFA yang telah berhasil menangani kasus Timor Leste tentu akan memperhatikan kasus "naturalisasi mendadak" seperti saat ini dan tidak menutup kemungkinan untuk membuka penyelidikan.
Namun, tim sepak bola Malaysia tetap bersikukuh bahwa mereka telah mematuhi peraturan dan tidak melakukan kesalahan apa pun.
Namun, kasus ini mengingatkan masyarakat pada pelajaran Timor Leste yang didenda FIFA dan AFC karena menaturalisasi 9 pemain secara ilegal.
Awalnya, mereka membuktikan bahwa pemain tersebut legal, tetapi kemudian penyelidikan jelas menemukan adanya kecurangan.
Baca Juga: Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia, FAM Tegaskan Semua Pemain Sudah Diverifikasi FIFA
Naturalisasi massal 6-7 pemain Brasil itu menimbulkan kecurigaan publik, hingga jumlahnya mencapai 9, lalu semuanya meledak.
Artikel Terkait
Paul Pogba Sosok Misterius yang Melanggar Aturan Mengubah Permainan Jadi Keren
Oasis Luncurkan Kerja Sama Mengejutkan Meski Kecintaan Liam dan Noel Gallagher Terhadap Man City Sudah Memudar
Debut Mbappe di Piala Dunia Antarklub bersama Real Madrid Datang Pada Waktu yang Tepat
Ditekuk Real Madrid 1-0, Juventus Frustrasi Tersingkir di Piala Dunia Antarklub
Alonso Bahas Tiga Topik Usai Real Madrid Taklukkan Juventus Termasuk Nasib Mbappe