SportlinkNews - Bupati Negara Bagian Johor, Tunku Ismail Idris, telah mengakui kemungkinan keberhasilan banding oleh Federasi Sepak Bola Malaysia.
Pada 25 Oktober, Bupati Negara Bagian Johor, Tunku Ismail Idris – mantan presiden Federasi Sepak Bola Malaysia dan orang di balik rencana super untuk menaturalisasi pemain – mengadakan konferensi pers untuk menyampaikan pandangannya tentang hukuman yang dijatuhkan FIFA kepada Federasi Sepak Bola Malaysia.
Seorang tokoh berpengaruh di sepak bola Malaysia yakin bahwa skorsing 12 bulan bagi tujuh pemain naturalisasi yang bermain secara ilegal untuk tim nasional Malaysia (Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano) akan sulit dicabut.
Federasi Sepak Bola Malaysia (MFA) saat mengajukan banding adalah untuk mengurangi hukuman bagi ketujuh pemain tersebut.
Ismail Idris juga mengakui risiko hukuman tambahan bagi tim Malaysia: "Bisa berupa pengurangan poin, larangan bermain, atau denda. Kami tidak tahu berapa lama hukuman tersebut akan berlangsung."
Kekhawatiran mantan presiden Federasi Sepak Bola Malaysia ini beralasan, banyak pakar sepak bola internasional juga yakin bahwa tim Malaysia akan dihukum dengan kekalahan dalam dua pertandingan melawan Vietnam dan Nepal di kualifikasi Piala Asia 2027.
Baca Juga: Menpora: Indonesia Buktikan Diri Sebagai Tuan Rumah Kelas Dunia
Namun, Ismail Idris menegaskan bahwa Federasi Sepak Bola Malaysia akan melakukan segala upaya untuk mengajukan banding.
“Namun, terlepas dari keputusan tersebut, para pengacara yang mewakili tim nasional Malaysia akan mencari solusi untuk membantu kami menyelesaikan masalah ini," katanya.
"Jika banding ke FIFA tidak mengubah sanksi, kami tidak punya pilihan selain membawa kasus ini ke CAS (Pengadilan Arbitrase Olahraga).”
Terkait rencana naturalisasi pemain, Ismail Idris mengatakan bahwa Federasi Sepak Bola Malaysia akan terus mencari faktor-faktor baru.
Baca Juga: Cremonese 1-1 Atalanta: Debut Gol Vardy, Emil Audero Muncul di Bench
Faktanya, meskipun absennya 7 pemain karena sanksi FIFA, tim Malaysia masih memiliki 15 nama naturalisasi lainnya dalam sesi latihan Oktober lalu.
Artikel Terkait
Undian SEA Games ke-33: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka, Vietnam Hadapi Malaysia
Presiden FIFA Tiba di KL, Surat Kabar Malaysia Berharap Sesuatu yang Manis
Dari Go Ahead Eagles ke Timnas Indonesia, Begini Transformasi Jay Idzes
Shin Tae-yong dan Louis van Gaal Dicoret, PSSI Fokus Cari Pelatih Baru Timnas Indonesia
Manchester United Bikin Kejutan yang Belum Pernah Terjadi di Era Amorim
Kejurnas Tinju Amatir 2025 Dibuka Gubernur Sulteng Anwar Hafid, Ketum Pertina Sebut Paling Hidup