SportlinkNews - Seorang pakar sepak bola baru saja merilis statistik yang sangat khusus yang membuat tim Malaysia dan Federasi Sepak Bola Negari Jiran itu sangat bingung.
Hanya keajaiban yang dapat membantu Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) memenangkan kasus tersebut ketika mengajukan permohonan ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) setelah FIFA menolak bandingnya.
Pakar olahraga Datuk Christopher Raj baru saja merilis statistik yang membuat FAM dan tim Malaysia khawatir.
Dengan demikian, pada tahun 2023 dan 2024, dari total 54 gugatan yang diajukan di CAS terhadap FIFA, federasi sepak bola dunia telah memenangkan semua 54 kasus tersebut.
"Hanya keajaiban yang dapat membantu FAM memenangkan kasus di CAS. Jika kita melihat perkembangan kasus-kasus sebelumnya, FIFA selalu menang ketika kasusnya dibawa ke CAS.
Pada tahun 2023 dan 2024, dari 54 kasus terhadap FIFA yang dibawa ke CAS, FIFA akhirnya memenangkan 54 kasus, atau memenangkan semuanya.
"Ini menunjukkan betapa solidnya dokumen hukum FIFA dalam menyusun dan menerbitkannya," ujar pakar Datuk Christopher Raj kepada Bharian Media.
Baca Juga: Marseille 0-1 Atalanta: Kekacauan, Kontroversi, dan Kemenangan
Sementara itu, pakar sepak bola lainnya, Datuk Pekan Ramli, juga mengatakan bahwa FAM seharusnya "menerima kenyataan" alih-alih mencoba mengajukan kasus ke CAS.
"Jika FIFA telah mengambil keputusan, itu berarti memang ada kesalahan yang terbukti. Kita tidak perlu lagi mencari-cari alasan teknis atau saling menyalahkan. Sudah saatnya kita mengakui dan belajar dari kesalahan kita," ujar Datuk Pekan Ramli kepada Flash Sukan.
Datuk Dr. Pekan Ramli berpendapat bahwa masalah pemalsuan dokumen bukanlah masalah kecil, dan sudah saatnya FAM berhenti menyangkal kesalahan yang telah diperbuatnya.
Baca Juga: Korea Open 2025: Mimisan Tak Halangi Saut, Dhinda Tumbangkan Unggulan untuk Menuju 16 Besar
Pakar tersebut juga menekankan bahwa yang lebih penting sekarang adalah pertobatan dan langkah-langkah perbaikan untuk mencegah hal serupa terulang.
Artikel Terkait
Kasus Pembunuhan Gemparkan Sepak Bola: Tersangkanya Pemain Naturalisasi Malaysia
Buntut Sanksi Federasi Sepak Bola Malaysia, Suporter Juga Tuntut FIFA Harus Dihukum
Piala Dunia U-17 2025: Mali dan Prancis Melaju Mulus, Austria dan Ceko Tunjukan Performa Solid
Barcelona Tertahan dalam Drama Enam Gol di Belgia
Manchester City 4-1 Borussia Dortmund: Haaland Tak Terhentikan, Foden Mencuri Perhatian
Chivu Tidak Puas dengan Kemenangan Inter karena Faktor Mentalitas