Masa jabatannya tergolong singkat dan berakhir setelah ia gagal mengangkat performa klub.
Isu penganiayaan ini pun menambah daftar permasalahan yang kini membayangi namanya, sekaligus memicu perdebatan publik di Korea Selatan mengenai batasan perilaku pelatih dalam lingkungan profesional.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Drama Manahan Bikin Persis Solo Semakin Terpuruk di Super League 2025/26
Ditahan Imbang Arema FC 1-1 Kini Malut United Fokus Hadapi Persib
Kapolri dan PWI Pusat Jalan Santai Jelang HPN 2026 di Banten
Indonesia Sabet Gelar Juara Umum Asean School Games 2025 Singkirkan Thailand
Hasil Super League: Bali United Jegal Borneo FC, Tandukan Kadek Agung Putus Rantai Kemenangan Pesut Etam