SportlinkNews - Manchester City dihadapkan pada situasi krusial saat menjamu raksasa Spanyol, Real Madrid, dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2025/25. Duel tersebut dilangsungkan di Stadion Etihad, Rabu (18/3) dini hari WIB.
The Citizens memikul beban berat untuk membalikkan keadaan setelah menelan kekalahan telak 0-3 pada pertemuan pertama di markas Real Madrid. Misi bangkit ini pun disebut-sebut sebagai sebuah upaya yang hampir mustahil.
Kondisi psikologis tim tuan rumah juga sedang menjadi sorotan tajam. Manchester City baru saja meraih hasil kurang maksimal setelah ditahan imbang 1-1 oleh West Ham United dalam lanjutan Liga Primer 2025/26.
Baca Juga: IBL All Star 2026 Usung Konsep Baru, Kapten Tim Dipilih Fans
Hasil imbang tersebut berdampak signifikan pada persaingan domestik Manchester City. Jarak poin dengan Arsenal yang berada di puncak klasemen kini semakin melebar, menambah tekanan bagi klub yang bermarkas di Etihad tersebut.
Kendati situasi sedang tidak berpihak, manajer Manchester CIty, Pep Guardiola tetap menuntut keyakinan penuh dari seluruh pemainnya. Ia tidak memberikan ruang bagi keraguan sekecil apa pun di dalam ruang ganti menjelang laga penentuan ini.
"Jika mereka tidak percaya, itu jadi masalah. Jika ada yang tidak percaya, silakan pulang," kata Guardiola dikutip ESPN.
Baca Juga: Kembali ke Kelas Welterweight, Conor Benn Ungkap Transformasi Tubuh yang Dramatis
Manajer asal Spanyol tersebut menekankan bahwa menyerah sebelum peluit panjang berbunyi bukanlah sebuah opsi. Guardiola meminta anak asuhnya untuk tampil lepas tanpa beban dan berusaha memberikan perlawanan maksimal.
"Kami harus mencoba. Apa ruginya? Apakah Madrid tidak pernah bangkit dalam sejarah?" ucap mantan juru formasi Barcelona tersebut.
Guardiola tidak menampik posisi Manchester City saat ini memang sangat terjepit. Tertinggal agregat tiga gol dari tim sekelas Real Madrid merupakan tantangan taktis dan mental yang sangat besar.
Baca Juga: Sneaker Langka Kembali, Nike Air Foamposite Tianjin 2.0 Rilis Mei
Ia menyadari perlunya peningkatan performa yang drastis jika ingin melihat keajaiban di Etihad. "Kami harus musim ini dengan lebih baik. Kami harus melakukan yang terbaik yang bisa dilakukan,"
Namun, sejarah mencatat Real Madrid memiliki rekor yang nyaris sempurna dalam situasi seperti ini. Los Blancos tercatat sudah 36 kali memenangi leg pertama fase gugur dengan selisih tiga gol atau lebih.
Artikel Terkait
Valverde Menggila! Borong Seluruh Gol Kemenangan Saat Real Madrid Habisi Manchester City
Rivalitas Arsenal dan Manchester City dalam Perebutan Gelar Liga Primer 2025/26
Manchester City Tertinggal Sembilan Poin dari Arsenal, Max Dowman Jadi Biang Keroknya
Butuh Keajaiban Manchester City Juara Liga Primer
Liga Champions UEFA: Prediksi Leg Kedua Babak 16 Besar, Man City Diunggulkan tapi Real Madrid Diuntungkan