Kecam Putusan FIFA, Palestina Sebut Sanksi buat Israel Terlalu Lemah

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Rabu, 25 Maret 2026 | 19:16 WIB
Bendera FIFA dikibarkan di pertandingan Internasional.  (CCTV)
Bendera FIFA dikibarkan di pertandingan Internasional. (CCTV)

SportlinkNews - FIFA akhirnya menjatuhkan hukuman resmi kepada Federasi Sepak Bola Israel (IFA) terkait serangkaian pelanggaran prinsip fair play dan rasisme. Keputusan ini diambil setelah negara tersebut dinyatakan melanggar Pasal 13 mengenai perilaku ofensif dalam ranah sepak bola internasional.

Sanksi yang diberikan berupa denda administratif sebesar 150 ribu Swis Franc, atau setara dengan Rp3,2 miliar. Nilai denda ini menjadi sorotan utama karena dianggap oleh banyak pihak belum mencapai batas maksimal yang diatur dalam regulasi disiplin.

Selain denda materiil, FIFA juga mewajibkan Israel untuk melakukan kampanye disiplin di lapangan hijau. Israel diminta mengibarkan spanduk antirasisme dalam setiap pertandingan level A sebagai bentuk komitmen untuk memerangi diskriminasi dalam olahraga.

Baca Juga: Salam Perpisahan Mohamed Salah kepada Para Fans Liverpool

Namun, hukuman tersebut mendapatkan respons dingin dan penuh kritik dari Federasi Sepak Bola Palestina (PFA) melalui pernyataan resmi. PFA secara terbuka mempertanyakan efektivitas sanksi yang dijatuhkan oleh komite disiplin otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut.

Bagi pihak Palestina, hukuman yang diberikan FIFA kepada Israel dianggap sangat minim dan tidak akan memberikan efek jera yang nyata. Mereka menilai sanksi tersebut tidak sebanding dengan tingkat keparahan pelanggaran rasisme yang telah teridentifikasi selama proses berlangsung.

"...Sanksi yang dijatuhkan tidak mencerminkan lingkup atau tingkat keparahan temuan tersebut secara penuh. Denda sebesar CHF 150.000, yang hanya sekitar 15 persen dari batas maksimum yang tersedia berdasarkan Pasal 6.4 Kode Disiplin FIFA, disertai peringatan dan spanduk anti-diskriminasi, jelas tidak sebanding dengan tingkat keparahan yang telah dinyatakan Komite itu sendiri," tulis PFA.

Baca Juga: Mohamed Salah Tinggalkan Rekam Jejak Mengagumkan Bagi Liverpool (1)

Palestina juga menyoroti ketiadaan sanksi olahraga yang bersifat teknis dalam keputusan tersebut. Padahal, sesuai dengan Kode Disiplin FIFA, terdapat berbagai opsi hukuman lain yang jauh lebih berat untuk pelanggaran prinsip sportivitas dan kemanusiaan.

"Tidak ada sanksi olahraga apa pun yang dijatuhkan, meskipun Kode secara tegas mengatur tindakan seperti pengurangan poin, pengucilan dari kompetisi, atau pertandingan tanpa penonton. Komite mengkritik denda yang dijatuhkan IFA kepada klub-klubnya sebagai "hampir tidak relevan" dan kurang memiliki "efek jera", namun menerapkan standar yang secara proporsional setara atau bahkan lebih lemah. Kontradiksi internal ini merusak kredibilitas dan konsistensi Keputusan tersebut," lanjut pernyataan PFA.

Selain masalah rasisme, PFA juga mengangkat isu keberadaan klub-klub di wilayah pendudukan ilegal yang tetap berpartisipasi dalam liga Israel. Masalah kedaulatan teritorial ini menjadi poin krusial yang menurut Palestina sengaja diabaikan dalam pembahasan oleh pihak FIFA.

Baca Juga: Mohamed Salah Tinggalkan Rekam Jejak Mengagumkan Bagi Liverpool (2)

PFA menekankan bahwa integritas badan sepak bola dunia sangat bergantung pada bagaimana mereka menegakkan aturan secara adil kepada setiap anggota. Tanpa ketegasan, PFA khawatir regulasi yang ada hanya akan menjadi formalitas tanpa kekuatan hukum yang mengikat secara moral.

"PFA percaya kredibilitas sistem regulasi FIFA bergantung pada penerapan yang konsisten terhadap statuta-statutanya. Di mana aturan ada, aturan tersebut harus diterapkan. Di mana pelanggaran teridentifikasi, pelanggaran tersebut harus ditangani sepenuhnya."

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X