SportlinkNews - Timnas Indonesia akan menghadapi Timnas Saint Kitts and Nevis pada gelaran FIFA Series 2026 yang dilaksanakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat, 27/2/2026.
Bagi pencinta sepak bola nasional barangkali baru pertama kali mendengar nama Saint Kitts and Nevis (SKN). Ini juga menjadi laga perdana dalam sejarah sepak bola Indonesia berhadapan dengan SKN.
Saint Kitts and Nevis merupakan sebuah negara yang terletak di Kepulauan Leeward, Karibia. Negara ini terdiri dari dua pulau besar yaitu Pulau Saint Kitts dan Pulau Nevis yang terletak di 3 km sebelah tenggara Saint Kitts.
Baca Juga: MotoGP Singgah di Amerika Serikat, Bezzecchi Bakal Kerepotan Hadapi Marc Marquez di COTA
Ibu kota negara ini bernama Basseterre yang ada di Pulau Saint Kitts. Negara ini dipimpin seorang raja dengan seorang perdana menteri sebagai kepala pemerintahan.
Saint Kitts and Nervis merupakan negara yang pernah berada di bawah pemerintahan Inggris Raya. Merdeka pada 19 September 1983. Negara ini memiliki luas sekitar 261 km persegi.
Pengaruh Inggris tidak serta merta membuat negara ini memiliki tim sepak bola yang tangguh layaknya Three Lions. Meski begitu, SKN cukup disegani di negara-negara Kepulauan Karibia.
Baca Juga: Satu Dekade Kepergian Johan Cruyff, Barcelona Terus Menjaga Warisannya
Saint Kitts and Nevis Football Association (SKNFA) merupakan federasi sepak bola negara ini. Sepak bola di negara ini mulai dimainkan sejak Inggris menguasai negara tersebut, terutama dalam eksploitasi perkebunan tebu.
Sepak bola dimainkan oleh para budak laki-laki yang menggunakan kantung udara yang dipompa dari hewan yang dibunuh karena mereka tidak dapat memiliki bola sungguhan.
Setelah mempelajari seni menendang bola, para pekerja perkebunan yang paling terampil dipilih untuk tim lokal yang dibentuk untuk bertanding melawan tim kapal perang yang berkunjung ke pulau tersebut.
Baca Juga: Jelang Grand Prix Jepang Max Verstappen Malah Geber Nissan Super GT500 di Fuji Speedway
Baru pada tahun 1932 sebuah Asosiasi Sepak Bola lokal dibentuk di bawah kepemimpinan Bapak S.D Malone; Kepala Sekolah dari Sekolah Tata Bahasa setempat.
Turnamen pertama pada tahun 1949 diadakan di Antigua, dan pulau-pulau yang berkompetisi adalah St. Kitts, Antigua, Montserrat, dan Dominica; yang telah meninggalkan Koloni Kepulauan Leeward pada tahun yang sama.
Artikel Terkait
Saint Kitts and Nevis Konfirmasi Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Format Gugur FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Tantang Saint Kitts and Nevis
Herdman Waspadai Transisi Cepat Saint Kitts and Nevis, Fokus Bangun Identitas Timnas
John Herdman Bakal Pasang Elkan Baggott Jadi Starter Lawan Saint Kitts dan Nevis