Keadilan Untuk Legenda Maradona, Dokter Amatir Melewatkan Kesempatan Menyelamatkan Sang Ikon

Suryansyah, Sportlink News
- Rabu, 15 April 2026 | 08:52 WIB
Diego Maradona meninggal pada tahun 2020 di sebuah 'rumah horor' saat diduga diperlakukan seperti binatang.
Diego Maradona meninggal pada tahun 2020 di sebuah 'rumah horor' saat diduga diperlakukan seperti binatang.

SportlinkNews - Para dokter yang didakwa atas kematian Diego Maradona dituduh meninggalkan ikon sepak bola Argentina itu pada nasibnya saat sidang ulang dimulai.

Jaksa penuntut mengklaim para terdakwa adalah sekelompok amatir dan bahwa ada banyak tanda peringatan yang mereka abaikan.

Fernando Burlando, pengacara Dalma dan Gianinna Maradona – dua putri mantan pemain sepak bola itu – yang keduanya hadir di ruangan tersebut, menyatakan bahwa sang bintang dibunuh.

Baca Juga: Putra Maradona Klaim Diego adalah Tuhan, Scott adalah Yesus

Sidang ulang dimulai setelah Maradona meninggal pada tahun 2020 di sebuah 'rumah horor' saat diduga diperlakukan seperti binatang.

Tujuh anggota tim medis sang legenda didakwa dengan pembunuhan karena kelalaian setelah ia meninggal secara tragis akibat serangan jantung pada usia 60 tahun.

Maradona sedang dalam masa pemulihan dari operasi otak untuk mengangkat gumpalan darah pada saat kematiannya.

Para terdakwa termasuk psikiater Agustina Cosachov, ahli bedah saraf Leopoldo Luque, psikolog Carlos Angel Diaz, dokter Nancy Edith Forlini, perawat Ricardo Almiron, kepala perawat Mariano Ariel Perroni, dan dokter Pedro Pablo Di Spagna.

Baca Juga: Zion Williamson Siapkan Musim Panas Berbeda, Targetkan Pelicans Bangkit

Pada hari Selasa (14/4), mereka menghadapi pengadilan di San Isidro, dekat Buenos Aires, di mana hampir 100 saksi akan memberikan bukti terkait kematian juara Piala Dunia 1986 tersebut.

Terdakwa kedelapan – perawat Dahiana Madrid – akan menghadapi pengadilan dalam persidangan juri terpisah di kemudian hari. Kedelapan terdakwa telah membantah melakukan kesalahan.

Pada Mei lalu, persidangan dinyatakan batal ketika terungkap bahwa hakim Julieta Makintach telah diwawancarai oleh kru kamera dua bulan setelah kasus dimulai di koridor gedung pengadilan dan di kantornya.

Baca Juga: Red Bull Gelar Tantangan Memenangkan Replika Baju Balap Max Verstappen, Ini Caranya

Wawancara yang mengejutkan itu merupakan bagian dari sebuah film dokumenter.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: the sun

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB
X