Messi berlari menuju tribun dengan wajah yang bahagia sekaligus tegang, seolah-olah ia tahu takdir belum berhenti.
Kemudian Mbappe mencetak gol dari titik penalti, membawa pertandingan ke adu penalti. Pada saat itu, jutaan penggemar Argentina di seluruh dunia hampir tidak berani menatap mata mereka.
Pada saat itu, jutaan penggemar Argentina di seluruh dunia hampir tidak berani melihat layar mereka. Namun Messi tetap melangkah lebih dulu. Tendangannya yang lembut namun penuh percaya diri membuka jalan menuju kemenangan bersejarah.
Baca Juga: Barcelona Tolak Permintaan Perpanjangan Kontrak Lewandowski Sebelum Keputusan Keluar
Ketika Gonzalo Montiel berhasil mengeksekusi penalti penentu, Messi berlutut di lapangan. Rekan-rekan setimnya bergegas memeluknya. Setelah bertahun-tahun kesepian mengenakan seragam tim nasional, Messi akhirnya mendapatkan akhir yang paling indah.
Piala Dunia 2022 berakhir dengan Messi mencetak 7 gol, memberikan 3 assist, dan memenangkan penghargaan Bola Emas. Ia menjadi pemain pertama yang mencetak gol di setiap tahap Piala Dunia: babak grup, babak 16 besar, perempat final, semifinal, dan final.
Namun nilai terbesar Messi di Qatar tidak terletak pada statistik. Yang benar-benar mengharukan adalah bagaimana ia mengatasi kesulitan dan menaklukkan semua tekanan untuk menyelesaikan warisannya.
Baca Juga: 5 Langkah Menuju Latihan Sempurna: Alasan Rutinitas Anda Mungkin Merusak Persendian
Beberapa pemain hebat karena bakat mereka. Beberapa legenda hidup karena gelar mereka. Messi di Piala Dunia 2022 adalah perpaduan keduanya.
Pada malam yang magis di Doha itu, saat ia mengangkat trofi emas di tengah lautan antusiasme warga Argentina, Lionel Messi bukan lagi sekadar pemain sepak bola.
Ia menjadi ikon abadi dari olahraga yang indah ini.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Segel Tiket Liga Champions, Beban Aston Villa Menjelang Final Liga Europa Berkurang
Roma Vs Lazio: Rivalitas Abadi Berbeda Misi
Man City Tak Pesta Juara Piala FA, Guardiola Larang Satu Bir Pun
Xabi Alonso Kembali Melatih Setelah Kesepakatan Transfer tapi Bukan ke Real Madrid
Amerika Bebaskan Suporter 5 Negara Afrika dari Uang Jaminan Rp 216 Juta