Sejarah Piala Dunia 1986: Rahasia di Balik 'Tangan Tuhan' dan 'Gol Abad Ini' Diego Maradona

Suryansyah, Sportlink News
- Rabu, 3 Juni 2026 | 07:25 WIB
Diego Maradona menciptakan dua momen pada Piala Dunia 1986.
Diego Maradona menciptakan dua momen pada Piala Dunia 1986.

Maradona merasa kesal saat itu, berpikir bahwa adiknya yang berusia 10 tahun, yang hanya duduk di sofa, tidak tahu apa-apa tentang komentari. Baru setelah menghadapi Shilton, Maradona mempertimbangkan nasihat adiknya. Hasilnya fantastis.

Detail ini menunjukkan kecepatan berpikir Maradona yang mengagumkan. Tetapi Sang Anak Emas bahkan lebih luar biasa.
Valdano menceritakan bahwa setelah pertandingan, ia bercanda menggoda Maradona, berkata, "Seharusnya kau mengoper bola kepadaku."

Baca Juga: Grup I Piala Dunia: Norwegia Kembali ke Piala Dunia 2026, Era Haaland–Odegaard Dimulai

Maradona menjawab, "Aku selalu mengawasimu, mencoba berkali-kali untuk mengoper bola kepadamu. Tetapi lawan terus menghalangi jalanku, dan yang penting adalah melewati mereka terlebih dahulu. Kemudian tiba-tiba aku menyadari bahwa aku telah mengalahkan mereka semua, jadi aku harus mencetak gol."

Valdano berseru ngeri, "Apa? Kau memperhatikanku, saat aku menggiring bola melewati sekelompok lawan? Kau bercanda? Tidak mungkin!"

Orang sering mengatakan sepak bola di era Maradona lebih mudah daripada sekarang. Tetapi semua orang melupakan satu detail: sepak bola saat itu penuh dengan kekerasan.

Dalam empat penampilannya di Piala Dunia (1982, 1986, 1990, dan 1994), ia dilanggar 152 kali. Tidak ada seorang pun dalam sejarah Piala Dunia yang dilanggar lebih banyak, dengan Jairzinho berada di peringkat kedua dengan hanya 64 pelanggaran.

Baca Juga: Tiga Pemain Real Madrid Raih Penghargaan Liga Champions

Namun Maradona tetap mampu mengatasi semuanya, dengan kaki ajaibnya, pemikiran secepat kilat, dan kemampuan pemrosesan informasi yang lebih cepat daripada komputer.

Ditambah dengan trik-trik jalanannya, dan Si Anak Emas menciptakan dua momen hebat dan mengangkat dirinya ke posisi tertinggi di dunia sepak bola.

PIALA DUNIA 1986

Negara tuan rumah: Meksiko

Juara: Argentina

Juara kedua: Jerman

Pemain terbaik: Maradona (Argentina)

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Final Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol...?

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB
X