SportlinkNews - Dari kepulauan dengan hanya sekitar 500.000 penduduk, Vozinha dan Cape Verde melakukan penampilan Piala Dunia pertama yang mengesankan.
Alih-alih jadi ayam sayur juara Eropa Spanyol, mereka malah bikin La Roja frustrasi. Dalam laga pertama Grup H Piala Dunia 2026, Selasa 16 Juni, Cape Verde mampu menahan imbang Spanyol 0-0.
Spanyol melepaskan rentetan tembakan, mengendalikan hampir seluruh pertandingan, dan terus menekan ke depan, Cape Verde bertahan dengan kokoh.
Baca Juga: Jelang Inggris Lawan Kroasia, Jordan Henderson Berharap Luka Modric Tampil Buruk
Ini bukan hanya kisah tentang pertahanan "bus tingkat" yang disiplin, tetapi juga penampilan brilian dari kiper mereka yang berusia 40 tahun, Vozinha (lahir 3 Juni 1986).
Beberapa kali Vozinha jadi pahlawan menyelamatkan gawangnya dari peluang-peluang yang diperoleh Rodri dan kawan-kawan. Penampilannya pun langsung mencuri perhatian.
Dari kepulauan kecil yang melakukan penampilan Piala Dunia pertamanya, Cape Verde meraih poin bersejarah melawan salah satu pesaing terkuat untuk gelar tersebut.
Baca Juga: Komisi X DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Lee Baker dan Luke Vickery untuk Timnas Indonesia
Dan di jantung prestasi itu adalah seorang kiper yang telah mendedikasikan hidupnya untuk mengejar mimpi yang tampaknya mustahil.
Nama asli Vozinha adalah Josimar Dias. Lahir pada tahun 1986 di Mindelo. Ia tumbuh dalam kondisi yang jauh berbeda dari akademi sepak bola terkenal di Eropa.
Pulau Cape Verde hanya memiliki populasi sekitar setengah juta jiwa, sumber daya sepak bola yang terbatas, dan banyak pemain harus mencari peluang untuk berkembang di luar negeri.
Baca Juga: Belgia vs Mesir di Laga Pembuka Grup G Piala Dunia 2026: Duel Regenerasi di Seattle
Karier klub Vozinha jauh dari gemerlap. Ia bermain di Angola, Moldova, Portugal, Slovakia, dan Siprus sebelum bergabung dengan Chaves di Portugal. Sepanjang sebagian besar kariernya, ia tidak pernah bermain untuk klub besar Eropa.
Namun, tahun-tahun ketekunan itulah yang menempa seorang kiper yang benar-benar luar biasa.
Artikel Terkait
Tolak Pinangan AC Milan, Ralf Rangnick Perpanjang Kontrak di Timnas Austria
Spanyol Mati Kutu Hadapi Debutan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Nyaris Dipermalukan Mesir, Belgia Bermain Imbang 1-1 di Grup G Piala Dunia 2026
Arab Saudi Gagal Menang, Gol Araujo Selamatkan Uruguay di Penyisihan Grup H Piala Dunia 2026
Pelatih Spanyol Ungkap Penyesalan Ditahan Debutan Cape Verde, Tapi Tetap Bela Yamal