SportlinkNews - Tunisia menciptakan kejutan di Piala Dunia 2026. Pelatih Sabri Lamouchi dipecat setelah kekalahan telak 1-5 melawan Swedia di laga pembuka Grup F.
Federasi Sepak Bola Tunisia (FTF) membuat keputusan mengejutkan dengan secara resmi memecat pelatih kepala Sabri Lamouchi.
Ini dianggap sebagai salah satu pergantian pelatih tercepat dan paling keras dalam sejarah turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Di tengah krisis ruang ganti dan waktu persiapan yang sangat terbatas, Tunisia memilih solusi yang aman namun masuk akal dengan menunjuk kembali Mondher Kebaier ke kursi pelatih.
Baca Juga: Komisi X DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Lee Baker dan Luke Vickery untuk Timnas Indonesia
Strategi domestik ini bukanlah sosok asing bagi penggemar negara Afrika Utara tersebut, karena sebelumnya telah memimpin tim nasional dengan periode yang relatif sukses dari tahun 2019 hingga 2022, membawa Tunisia ke perempat final Piala Afrika 2021 dan final Piala Arab FIFA.
Keunggulan terbesar Kebaier adalah pemahamannya yang mendalam tentang sistem sepak bola negara tersebut dan hubungannya yang baik dengan sebagian besar pemain saat ini, yang memungkinkannya untuk langsung mulai bekerja tanpa perlu waktu untuk beradaptasi.
Tugas langsung yang dihadapi pelatih kepala baru Mondher Kebaier dianggap sebagai "tantangan utama".
Baca Juga: Belgia vs Mesir di Laga Pembuka Grup G Piala Dunia 2026: Duel Regenerasi di Seattle
Di Grup F, setelah Jepang dan Belanda bermain imbang 2-2 di pertandingan pembuka mereka, Tunisia saat ini berada di dasar klasemen dan sangat dirugikan dalam hal selisih gol.
Untuk menjaga harapan mereka untuk lolos tetap hidup, Kebaier harus segera menstabilkan moral para pemainnya dan memperketat disiplin pertahanan menjelang dua pertandingan melawan Jepang pada 20 Juni di Monterrey, sebelum menghadapi lawan kuat Belanda pada 25 Juni di Kansas City.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
J Balvin Guncang World Cup 2026, Luncurkan Air Jordan 4 “Lemonade” di Upacara Pembukaan
Spanyol Mati Kutu Hadapi Debutan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Arab Saudi Gagal Menang, Gol Araujo Selamatkan Uruguay di Penyisihan Grup H Piala Dunia 2026
Pelatih Spanyol Ungkap Penyesalan Ditahan Debutan Tanjung Verde, Tapi Tetap Bela Yamal
Gempa Bumi Piala Dunia: Kiper dari Pulau Berpenduduk 500.000 Jiwa Jadi Tembok Baja untuk Menghentikan Spanyol