Penjualan Alkohol Dibatasi, Puluhan Ribu Polisi Siaga Jelang Laga Penentu Meksiko

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Rabu, 24 Juni 2026 | 23:07 WIB
Timnas Meksiko usai laga melawan Afrika Selatan. (FIFA)
Timnas Meksiko usai laga melawan Afrika Selatan. (FIFA)

SportlinkNews - Keamanan tingkat tinggi akan menyelimuti pertandingan krusial antara Meksiko melawan Republik Ceko di Azteca Stadium dalam laga pemungkas Grup A Piala Dunia 2026. Laga penentu bakal melibatkan sebanyak 56.320 petugas polisi.

Bagi Republik Ceko, pertandingan terakhir ini menjadi harga mati yang akan menentukan langkah ke babak selanjutnya di Piala Dunia 2026. Sementara Meksiko yang bertindak sebagai salah satu tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada, hasil imbang atau kemenangan akan mengukuhkan posisi mereka sebagai pemuncak grup.

Pihak otoritas setempat tidak mau ambil risiko mengingat pentingnya tensi pertandingan serta dinamika sosial yang sedang berkembang di negara tersebut. Menjelang pertandingan tersebut, ibu kota Meksiko akan mendapat pengawalan untuk antisipasi hal tidak diinginkan.

Baca Juga: Kata-kata Ronaldo Usai Cetak Rekor Gol di 6 Piala Dunia

Sekretariat Keamanan Warga (SCC) merencanakan jumlah personel keamanan yang sangat besar ini untuk memastikan keselamatan semua orang yang terlibat. Langkah preventif super ketat ini diambil setelah adanya indikasi situasi rawan dari berbagai elemen masyarakat lokal.

Alasannya terletak pada berbagai kelompok yang telah mengumumkan protes seputar Piala Dunia 2026. Salah satu perhatian utama tertuju pada pergerakan massa dari sektor pendidikan yang memiliki catatan riwayat gesekan fisik dengan aparat.

Ini termasuk sayap radikal dari serikat guru, yang anggotanya telah terlibat dalam bentrokan jalanan dengan polisi dalam beberapa minggu terakhir. Selain ancaman unjuk rasa dari serikat guru, gelombang protes juga datang dari aliansi masyarakat sipil lainnya.

Baca Juga: Bellingham Frustrasi Ribut dengan Pemain Cadangan Ghana

Kerabat dari sekitar 130 ribu orang hilang di Meksiko telah mengumumkan demonstrasi, begitu pula para pengemudi truk, petani, dan mantan pegawai peradilan. Seluruh elemen massa tersebut sengaja memanfaatkan momentum turnamen sepak bola terakbar ini demi kepentingan taktis mereka.

Mereka semua berharap untuk mendapatkan perhatian global atas kekhawatiran mereka. Selain potensi demonstrasi, polisi juga mengantisipasi euforia suporter tuan rumah yang rawan memicu tindakan kriminalitas akibat pengaruh minuman keras.

Kerumunan besar merayakan kemenangan Meksiko baru-baru ini. Fenomena luapan kegembiraan yang berlebihan tersebut sebelumnya sempat merugikan fasilitas publik dan mengganggu ketertiban umum di pusat kota.

Baca Juga: Resmi! Marc Marquez Tetap Bertahan di Ducati Hingga 2028

Setelah kemenangan 1-0 mereka melawan Korea Selatan, Jumat pagi WIB pekan lalu, ratusan ribu penggemar membanjiri jalan utama kota. Hal ini menyebabkan kerusuhan, vandalisme, dan konsumsi alkohol yang berlebihan.

Menyikapi rentetan kejadian tersebut, kepolisian wilayah ibu kota bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur operasi standar mereka. Konsep keamanan untuk pertandingan melawan Republik Ceko sedang direvisi lagi, dan langkah-langkah pengamanan diperketat.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Piala Dunia: Kejutan, Jerman Dirangsek Ekuador

Jumat, 26 Juni 2026 | 06:44 WIB
X