"Itulah mengapa kita meminta FIFA hadir di sini. Kini terbukti, mereka telah berinvestasi dengan mendirikan kantor di Jakarta dan berkontribusi langsung dengan anggaran satu hingga dua juta dolar per tahun untuk kawasan Oseania dan Asia Tenggara. Mereka serius di sini," tuturnya.
Baca Juga: Legendaris Baresi Dikabarkan Meninggal Dunia, Ini Reaksi Milan
Bagi PSSI, program FFE selaras dengan peta jalan transformasi sepak bola yang membutuhkan suntikan dana besar. Investasi jangka panjang dibutuhkan guna membenahi fasilitas dasar, membina pemain muda, serta meningkatkan kualitas tim nasional.
Erick meyakini kehadiran lembaga tersebut membawa dampak yang sangat nyata bagi akselerasi pembangunan sepak bola nasional. Ia optimistis program FFE akan mempercepat pemerataan pembangunan fasilitas dan pembinaan di negara-negara berkembang.
"Saya merasakan hal yang sangat positif selama FIFA hadir di sini. Oleh karena itu, dukungan terhadap inisiatif seperti FFE adalah bentuk apresiasi dan keyakinan kita bahwa program ini akan membawa manfaat langsung bagi negara-negara yang sedang membangun sepak bolanya seperti Indonesia," paparnya.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Gianni Infantino Janjikan Cuan Komersial Piala Dunia untuk 211 Asosiasi Anggota FIFA
UEFA Galang Kekuatan Lawan FIFA, Presiden FIGC Sebut Terjadi Konflik Total
Beda Sikap dari UEFA, Presiden Federasi Ceko Dukung Wacana FIFA Jual Saham Piala Dunia
Makin Panas, UEFA Dukung Boikot Kompetisi FIFA
UEFA Dukung Pemilik PSG Jadi Presiden FIFA