SportlinkNews - Peringatan keras! Hati-hati jika bermain sepak bola dalam cuaca buruk. Nyawa bisa jadi taruhannya disambar petir.
Gelegar... Ini adalah momen mengerikan. Sambaran petir menghantam lapangan sepak bola. Seorang pemain meregang nyawa dan melukai 12 orang lainnya dalam sebuah pertandingan di Thailand.
Rekaman yang mengejutkan memperlihatkan dua tim sedang bertanding di tengah hujan monsun yang deras sebelum kilatan cahaya yang menyilaukan tiba-tiba menerangi lapangan.
Baca Juga: Semifinal Persib vs Persija Dongkrak Rating Piala Presiden 2026
Sambaran petir yang sangat besar menghantam tanah, melontarkan kobaran api dan kepulan asap ke udara.
Seorang pemain bernama Safwan Awae (24 tahun) terkena dampak dahsyat dari sambaran petir tersebut.
Para pemain dan penonton yang panik terlihat berlarian melintasi lapangan sementara rekan-rekan setimnya berusaha keras untuk menyadarkannya.
Kerumunan orang segera berkumpul di sekitar korban, membawa payung dan tandu untuk melindunginya dari hujan deras.
Baca Juga: Inggris vs Norwegia Terancam Badai Petir
Tim darurat segera tiba di lokasi kejadian sebelum Safwan dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.
Kepala polisi Thun Sirikhunt kemudian mengonfirmasi bahwa pemain sayap asal Thailand itu meninggal dunia akibat luka-lukanya, sehingga pertandingan terpaksa dihentikan.
Dua belas pemain lainnya juga mengalami luka bakar akibat sambaran petir tersebut, termasuk pemain sepak bola asal Malaysia berusia 22 tahun, Alif Ezzahan Zulkifli.
Baca Juga: Timnas Indonesia Hadapi Situasi Tak Terduga dari FIFA, Vietnam Kurang Menyenangkan
Sirikhunt mengatakan: "Meskipun tim medis darurat telah berupaya semaksimal mungkin untuk menyelamatkannya, korban akhirnya meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya dalam insiden tersebut."
Artikel Terkait
Chelsea 0-1 Juventus: Momen Emosional Zhegrova
Arsenal 1 Real Betis 3: Arteta Sadar Tak Punya Skuad Juara Beruntun
Milan 1-1 Inter: Derby Australia Berakhir Tanpa Pemenang
Almeria Hajar Al Nassr 2-0, Pemenangnya Tetap Ronaldo
ASEAN Championship: Cara Timnas Lolos ke Semifinal dengan Status Juara Grup