Bos LaLiga Desak Gianni Infantino Mundur dari FIFA

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Senin, 10 Agustus 2026 | 17:01 WIB
Presiden La Liga Javier Tebas, berpendapat bahwa FIFA akan menghancurkan industri sepak bola
Presiden La Liga Javier Tebas, berpendapat bahwa FIFA akan menghancurkan industri sepak bola

SportlinkNews - Presiden LaLiga, Javier Tebas, kembali melancarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan Presiden FIFA, Gianni Infantino. Pria berusia 64 tahun tersebut menilai sosok pimpinan tertinggi federasi dunia itu tidak memberikan dampak positif bagi kemajuan sepak bola.

Ketegangan antara keduanya memang telah berlangsung lama akibat berbagai perbedaan pandangan mengenai kebijakan strategis. Tebas menjadi salah satu figur yang paling gigih menentang berbagai gagasan serta wacana pembaruan yang diusung pihak FIFA.

Salah satu poin yang memicu penolakan keras dari bos Liga Spanyol tersebut adalah rencana komersialisasi hak pengelolaan Piala Dunia. Isu penjualan saham turnamen bergengsi itu memicu gelombang protes besar dari berbagai pemangku kepentingan sepak bola internasional.

Baca Juga: adidas dan Trinity Rodman Meluncurkan F50 Sparkfusion Edisi Khusus Terbaru

Rencana privatisasi yang diinisiasi Infantino pada akhirnya dibatalkan setelah mendapat penolakan masif dari sejumlah konfederasi. Gelombang ancaman boikot dari berbagai federasi anggota membuat gagasan komersialisasi tersebut tidak dapat direalisasikan.

Dampak dari polemik tersebut berlanjut pada munculnya tuntutan agar Infantino segera melepaskan jabatannya. Pria asal Swiss tersebut dinilai telah melampaui batas dengan mencoba mengomersialkan aset terpenting dalam sejarah sepak bola ini.

Tebas berada di barisan terdepan yang secara tegas mendesak pengunduran diri Infantino dari kursi FIFA. Ia menilai perubahan kepemimpinan merupakan langkah mutlak yang harus segera diambil demi menyelamatkan masa depan sepak bola.

Baca Juga: Xabi Alonso Terpaksa Menarik Austin MacPhee Menjauh dari Pertengkaran Sengit

"Bagi saya, era Gianni Infantino sudah lama berlalu. Saya tidak mengatakan ini karena kejadian baru-baru ini; saya telah memperhatikan gaya manajemen ini sejak lama, meskipun orang lain tampaknya baru menyadarinya sekarang," kata Tebas kepada media Prancis Le Monde.

"Gianni Infantino bukanlah seseorang yang berkontribusi pada pertumbuhan sepak bola. Sebaliknya, proyek-proyeknya menghancurkan esensi olahraga itu sendiri: liga-liga nasional," Tebas menambahkan.

Sikap kritis yang ditunjukkan Tebas mencerminkan kekhawatiran mendalam dari para pengelola liga domestik terhadap dominasi ajang-ajang baru bentukan FIFA. Pengikisan peran kompetisi lokal dianggap dapat merusak ekosistem sepak bola yang selama ini telah terbangun secara kokoh.

Baca Juga: Rumor Transfer: Barcelona Tingkatkan Upaya Rekrut Rodri dari Man City

"Sepak bola tidak terbatas pada elit. Bagi saya, era Infantino sudah berakhir. Yang masih harus dilihat adalah kapan hal itu akan berlaku dan bagaimana suksesi akan berlangsung," ucapnya.

"Saya berharap ini bukan hanya masalah mengganti beberapa orang dengan orang lain, tetapi perombakan yang sesungguhnya," ia melanjutkan.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bos LaLiga Desak Gianni Infantino Mundur dari FIFA

Senin, 10 Agustus 2026 | 17:01 WIB
X