SportlinkNews - Laga play-off AFC Champions League Two (ACL 2) menjadi prioritas bagi Persib Bandung sebelum melangkah ke persaingan kompetisi yang lebih besar. Manajemen klub memilih memusatkan seluruh perhatian pada duel penentuan melawan wakil Filipina, Manila Digger.
Stadion Gelora Bandung Lautan Api dijadwalkan menjadi lokasi pertandingan krusial tersebut pada 31 Agustus 2026. Kepastian melenggang ke ACL 2 2026/27 sepenuhnya bergantung pada hasil bentrokan tersebut.
Pengundian resmi ACL 2 2026/27 sebenarnya telah menempatkan pemenang laga ini di Grup E Zona Timur. Persaingan ketat sudah menanti di fase tersebut karena melibatkan kontestan tangguh seperti FC Seoul dari Korea Selatan dan Melbourne Victory asal Australia.
Baca Juga: Keluarga Buss Jual Sisa Saham Los Angeles Lakers dengan Valuasi US,5 Miliar
Satu wakil Asia Tenggara lainnya, The Cong-Viettel dari Vietnam, turut melengkapi peta persaingan di grup tersebut. Kendati demikian, jajaran manajemen Maung Bandung enggan mengalihkan pandangan dari laga terdekat yang ada di depan mata.
"Tapi yang paling penting kami lolos dulu lah ya. Lawan siapa pun, kami menang dulu, supaya kami lolos ke babak selanjutnya," kata Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, dikutip dari laman klub.
"Tapi yang paling penting kami lolos dulu lah di kualifikasi besok tanggal 31 (Agustus)," Adhitia menambahkan.
Baca Juga: Bernardo Tavares Akui Persebaya Masih Memiliki Kelemahan Menjelang Super League
Keberhasilan menaklukkan Manila Digger bakal mengamankan partisipasi beruntun Persib di pentas internasional untuk musim ketiga. Rekam jejak partisipasi Maung Bandung di ajang antarklub Asia sebelumnya menyajikan dinamika perjuangan yang penuh tantangan.
Pengalaman pahit harus diterima skuad Persib saat menjalani debut pada ajang ACL 2 musim 2024/25. Saat itu langkah Maung Bandung terhenti di dasar klasemen Grup F setelah berhadapan dengan Port FC, Zhejiang FC, serta Lion City Sailors.
Peningkatan performa berhasil ditunjukkan Persib pada gelaran kompetisi musim 2025/26 berikutnya. Skuad Pangeran Biru sukses melangkah hingga babak 16 besar sebelum akhirnya dihentikan Ratchaburi FC lewat agregat 1-3.
Baca Juga: Persijap Jepara Resmi Gelar Latihan Perdana di Hari Kemerdekaan RI
Peta kekuatan yang bakal dihadapi jika lolos ke Grup E musim ini dinilai memiliki tingkat kesulitan yang merata. Manajemen klub menilai tidak ada kelompok yang bisa dikategorikan mudah dalam kompetisi level tertinggi ini.
"Secara kualitas semua grup merata. Jadi, dari Grup E sampai Grup H juga semuanya tim-timnya bagus, kami tidak bisa memilih grup. Jadi, ya kita bersyukur berada di grup mana pun," ucapnya.
Artikel Terkait
Pemain Persib yang Cedera Mulai Kembali ke Lapangan Kecuali Luciano Guaycochea
Duel Persib Vs Sabah FC, Igor Tolic Ogah Turunkan Skuat Terbaiknya
Banding Persib Bandung Ditolak AFC
Pramusim 2026/2027: Pekerjaan Rumah Persib, Igor Tolic Soroti Masalah Hadapi Low Block
Igor Tolic Belum Puas Usai Persib Bungkam Sabah FC