Marcos menambahkan, Arema semakin banyak menderita kebobolan setelah mencoba keluar menyerang. Situasi itu terjadi ketika Oxford unggul 2-0.
“Kami harus meninggalkan area lapangan sendiri untuk mencoba menyamakan kedudukan. Jadi, wajar saja jika itu meninggalkan ruang kosong dan Oxford mencetak dua gol lagi. Kami gak punya waktu untuk kembali fokus secara mental,” pungkasnya.