Ditambah lagi dengan semakin banyaknya pemain naturalisasi, tiba-tiba hampir tidak ada ruang di skuat untuk pemain muda lokal.
Sebagian besar pemain U23 bahkan tidak berada di bangku cadangan, apalagi mendapat kesempatan bermain. Jadi ke mana mereka akan pergi?
Banyak pemain akan ditransfer ke Liga A1 — yang disebut-sebut sebagai liga "semi-profesional" Malaysia. Secara teori, ini adalah platform pengembangan.
Baca Juga: Dominasi Baru Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae Jadi Ganda Putra Nomor Satu Dunia
Namun kenyataannya? Kualitas dan persaingannya jauh dari level liga nasional. Sulit bagi pemain di liga tersebut untuk menembus karier mereka.
Skuat peraih medali emas SEA Games 2009 adalah tulang punggung skuat yang mengangkat Piala AFF 2010 — satu-satunya gelar internasional utama Malaysia dalam beberapa tahun terakhir.