SportlinkNews - Inter Miami tengah bersiap memasuki fase baru dalam proyek ambisius mereka.
Setelah memperpanjang kontrak gelandang muda Yannick Bright selama tiga tahun, klub milik David Beckham itu kini memiliki ruang manuver besar untuk mendatangkan bintang baru, dan nama Neymar Jr. kembali mencuat sebagai kandidat utama.
Kontrak Bright disertai opsi hingga musim 2029, menegaskan komitmen klub untuk membangun skuad masa depan di sekitar kombinasi pemain muda dan legenda dunia.
Baca Juga: Juventus Tanggung Kerugian Rp17 Triliun dalam Delapan Tahun, Exor Siapkan Suntikan Modal Baru
Gelandang berusia 23 tahun itu diyakini akan menjadi penerus Sergio Busquets, yang dikabarkan akan gantung sepatu pada akhir musim ini bersama Jordi Alba.
Kepergian dua eks Barcelona tersebut otomatis membebaskan dua dari tiga slot Pemain Designasi (DP), posisi yang diperuntukkan bagi pemain dengan gaji di atas batas ketentuan liga.
Lionel Messi masih mengisi satu slot, sementara Rodrigo De Paul disebut-sebut akan mengisi slot kedua. Artinya, satu ruang tersisa bisa saja digunakan untuk merealisasikan reuni sensasional Messi–Neymar di Miami.
Baca Juga: Era Baru Juventus Dimulai, Luciano Spalletti Bawa Misi Kebangkitan
Rumor kepindahan Neymar ke MLS sudah lama berembus, namun kini situasinya lebih realistis dari sebelumnya. Pemain asal Brasil itu akan habis kontrak pada akhir Desember, dan belum menandatangani kesepakatan baru.
Dengan kondisinya yang berusaha bangkit dari serangkaian cedera, pindah ke Amerika Serikat bisa menjadi langkah strategis untuk menghidupkan kembali kariernya dan menjaga peluang tampil di Piala Dunia 2026.
Meski demikian, Inter Miami dikabarkan masih berhati-hati. Usia Neymar yang kini menginjak 33 tahun serta catatan cedera panjang membuat klub harus menyiapkan struktur kontrak yang seimbang antara nilai komersial dan risiko finansial.
Baca Juga: Ulah Kasar dan Suporter Lempar Botol, Komdis PSSI Hujani Sanksi di Pegadaian Championship
Namun satu hal pasti, Inter Miami tidak menutup peluang.
Dengan visi jangka panjang yang melibatkan Lionel Messi hingga 2028, kedatangan Neymar dapat menjadi babak baru dalam revolusi The Herons sekaligus menjadikan MLS panggung bagi para bintang besar untuk menutup karier dengan elegan.