SportlinkNews - Persaingan menuju babak 16 besar Piala Dunia U-17 2025 Qatar semakin sengit. Sejumlah tim unggulan memperlihatkan performa solid, sementara beberapa debutan masih berjuang menemukan ritme permainan.
Mali, Prancis, dan Republik Ceko tampil dominan, sedangkan Kanada dan Austria meraih kemenangan penting di laga perdana grup masing-masing.
Di Grup I, Ceko pesta gol dan Amerika Serikat menang dramatis. Republik Ceko membuka langkah dengan cara gemilang setelah melumat Tajikistan 6-1 di Aspire Zone, Doha.
Baca Juga: Mengesankan, Thunder Awali Musim NBA 2025/2026 dengan Rekor Sempurna 7-0
Penyerang muda Vit Skrkon menjadi bintang pertandingan lewat hattrick di babak pertama, disusul dua gol Petr Potmesil dan satu gol Dominik Zajac di menit akhir.
Sementara itu, Tajikistan hanya mampu membalas lewat sepakan Nazriev di menit ke-65.
Pada laga lain, Amerika Serikat memetik kemenangan tipis 1-0 atas Burkina Faso. Gol tunggal Cavan Sullivan di menit ke-89 memastikan tiga poin pertama bagi The Stars and Stripes.
Baca Juga: Chelsea Terancam Pengurangan Poin Usai Pengungkapan Keuangan Era Abramovich
Pada laga Grup J, debut Republik Irlandia di turnamen ini berjalan sempurna, mereka sukses memberikan kejutan.
Pasukan muda asuhan FA Ireland menghantam Panama 4-1 lewat gol Umeh, McMahon-Brown, Noonan, dan Kovalevskis. Panama hanya memperkecil kedudukan lewat Moises Richards di menit akhir.
Sementara itu, Uzbekistan mengamankan kemenangan penting atas Paraguay dengan skor 2-1.
Baca Juga: Lamine Yamal Ungguli Dembele di FIFPRO World XI 2025, Balas Dendam Elegan Setelah Ballon d'Or
Dua gol brilian Azizbek Abdumuminov di babak pertama cukup untuk menahan tekanan akhir Paraguay, yang hanya bisa membalas lewat penalti Alan Ledesma menjelang laga usai.
"Tiga poin pertama selalu penting. Ini motivasi besar untuk laga berikutnya," ucap Pelatih Uzbekistan Islom Ismoilov.
Kemudian di Grup K, Prancis memulai turnamen dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Chile. Tendangan bebas cantik Christ Batola dan sundulan Remi Himbert menjadi pembeda di pertandingan yang berlangsung dalam tempo tinggi.
Baca Juga: Korea Open 2025: Mimisan Tak Halangi Saut, Dhinda Tumbangkan Unggulan untuk Menuju 16 Besar
Di laga lainnya, Kanada menorehkan comeback dramatis atas Uganda. Tertinggal lebih dulu lewat gol James Bogere, Kanada membalikkan keadaan lewat Elijah Roche (88’) dan penalti Marius Aiyenero (90+8’) untuk menang 2-1.
Terakhir di Grup L, pertandingan sarat emosi tersaji antara Austria dan Arab Saudi. Banyak drama yang terjadi.
Tiga kartu merah, dua penalti, dan tensi tinggi mewarnai duel yang berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 bagi Austria lewat eksekusi penalti Johannes Moser.
Baca Juga: PBSI Resmikan Pelatnas Wilayah Barat dan Tengah, Wilayah Timur Masih Dikaji
"Kami tetap kompak bahkan dengan satu pemain lebih sedikit. Itu jadi pelajaran berharga," kata Johannes Moser, sang pencetak gol kemenangan Austria.
Sementara itu, Mali tampil percaya diri dengan kemenangan telak 3-0 atas Selandia Baru. Gol dari Seydou Dembele, Zoumana Ballo, dan Raymond Bomba mengamankan posisi Mali di puncak klasemen sementara.
"Kami tahu bagaimana menang dan tampil konsisten di momen besar. Start ini sangat penting," ujar pelatih Mali, Adama Diallo.
Baca Juga: Hasil Super League: Borneo FC Kembali Petik Kemenangan, Empat Gol Bersarang di Gawang Dewa United
Dengan hasil ini, Mali, Prancis, Republik Ceko, Irlandia, dan Amerika Serikat sama-sama membuka peluang besar untuk lolos ke babak 16 besar.
Sementara Uganda, Panama, dan Arab Saudi wajib menang di laga berikutnya jika ingin menjaga asa bertahan di Qatar.