SportlinkNews - Bayang-bayang hukuman berat kembali menghantui Chelsea.
Klub asal London Barat itu kini disebut "lebih mungkin" menghadapi pengurangan poin setelah pengungkapan terbaru terkait pelanggaran keuangan yang terjadi pada masa kepemilikan Roman Abramovich.
Kasus ini bermula ketika Chelsea didakwa melakukan 74 pelanggaran peraturan FA yang mencakup masalah agen dan kepemilikan pihak ketiga dalam sejumlah transfer pemain besar.
Baca Juga: Lamine Yamal Ungguli Dembele di FIFPRO World XI 2025, Balas Dendam Elegan Setelah Ballon d'Or
Dugaan pelanggaran tersebut mencakup pembayaran tidak jelas dalam proses perekrutan Eden Hazard, Willian, dan Samuel Eto'o, yang seluruhnya terjadi di era Abramovich.
Menariknya, kelompok kepemilikan baru, BlueCo, yang mengambil alih klub pada Mei 2022 dengan nilai £2,5 miliar, justru melaporkan sendiri dugaan pelanggaran tersebut kepada Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA).
Sebagai langkah antisipasi, mereka menyisihkan dana cadangan besar senilai £150 juta atau sekitar Rp3 triliun yang disebut sebagai "holdback amount" untuk menutupi potensi denda dan sanksi.
Baca Juga: Korea Open 2025: Mimisan Tak Halangi Saut, Dhinda Tumbangkan Unggulan untuk Menuju 16 Besar
Namun, angka besar itu justru menimbulkan tanda tanya baru.
Dalam laporan keuangan terbarunya, Fordstam Limited, perusahaan yang mengelola penjualan paksa Chelsea akibat sanksi terhadap Abramovich, menyebut £150 juta tersebut kini "tidak dapat ditagih" karena diragukan kelayakannya.
Menurut pengamat keuangan sepak bola Stefan Borson, nilai cadangan yang begitu besar bisa menjadi sinyal bahwa hukuman untuk Chelsea tak hanya berupa denda.
"Jumlah sebesar itu kemungkinan mencakup konsekuensi dari sanksi olahraga, seperti kehilangan tempat di kompetisi Eropa atau bahkan pengurangan poin di Premier League," ujar Borson, dikutip dari The Guardian.
Baca Juga: Hasil Super League: Borneo FC Kembali Petik Kemenangan, Empat Gol Bersarang di Gawang Dewa United
Sebelumnya, banyak pihak memperkirakan Chelsea hanya akan menerima sanksi finansial karena telah melaporkan diri terlebih dahulu.
Namun, setelah temuan terbaru ini, kekhawatiran mulai muncul bahwa tim asuhan Enzo Maresca dapat menghadapi hukuman yang lebih serius, termasuk pengurangan poin atau larangan transfer.
Jika benar terjadi, ini bisa menjadi pukulan telak bagi proyek jangka panjang Chelsea yang sedang berusaha kembali bersaing di papan atas Premier League.
Artikel Terkait
Inggris Ancam Gugat Roman Abramovich jika Dana Penjualan Chelsea Tak Disalurkan ke Ukraina
Jose Mourinho Kembali ke Stamford Bridge, Sindir Chelsea Pasca-Era Abramovich
Real Madrid Incar Enzo Fernandez, Chelsea Minta Bayaran Selangit Rp2,6 Triliun
Dihajar Chelsea 3-0, Nottingham Forest Pecat Ange Postecoglou Dalam 19 Menit Usai Pertandingan
Chelsea 5 Ajax 1: Para Remaja The Blues Mengukir Sejarah dalam Gempuran di Stamford Bridge