Sayangnya, momen gemilang tersebut harus terhenti akibat insiden di final leg kedua melawan Thailand.
Benturan keras membuat tulang fibula Xuan Son patah, memaksanya menepi hampir satu tahun.
Kini, setelah dinyatakan pulih sepenuhnya, Xuan Son menyatakan kesiapannya untuk kembali memperkuat Vietnam apabila pelatih Kim Sang-sik memberikan kepercayaan.
Ia menyebut ingin memberikan kontribusi terbaik setelah melalui proses pemulihan panjang.
Perlu dicatat, nominasi ini bukan berasal dari FIFA melainkan penilaian internal The Guardian sebagai salah satu media tertua dan paling berpengaruh di Inggris.
Baca Juga: Bersatulah Netizen Indonesia Pilih Rizky Ridho untuk FIFA Puskas Award 2025, Begini Caranya
Meski bukan penghargaan resmi badan sepak bola dunia, Vietnam tetap menyambut pencapaian ini dengan penuh kebanggaan.
Bahkan, sebagian publik menilai hal tersebut sebagai bentuk gengsi regional, terutama karena Indonesia juga tengah disorot lewat keberhasilan Rizky Ridho masuk nominasi Puskas Award 2025.
Ridho dinilai layak masuk nominasi berkat gol indahnya ke gawang Arema FC.
Baca Juga: Kroasia Kunci Tiket Piala Dunia 2026, Lolos untuk Ketujuh Kalinya
Bek Persija Jakarta itu bersaing dengan nama besar Eropa seperti Declan Rice dan Lamine Yamal.
Persaingan di kategori ini sangat ketat, mengingat penilaian dilakukan melalui kombinasi panelis dan voting publik dengan porsi masing-masing 50 persen.
Indonesia sendiri memiliki peluang untuk membawa Ridho menjadi pemain kedua Asia Tenggara yang memenangkan Puskas Award.
Baca Juga: Kolaborasi AC Milan dan Rossignol Hadirkan Koleksi Musim Dingin Terbaru