SportlinkNews - Timnas Prancis mulai menaruh perhatian ekstra pada kondisi Kylian Mbappe. Cedera lutut kiri yang dialami penyerang bintang ini berpotensi mengganggu performanya di Piala Dunia 2026.
Dilansir dari L'Equipe, cedera lutut itu sudah membayangi Mbappe sejak awal musim. Bahkan cedera tersebut sempat membuatnya menepi selama enam pekan.
Real Madrid pun harus berhati-hati dalam menurunkan Mbappe. Langkah ini dilakukan agar mantan pemain Paris Saint-Germain tersebut tidak kembali cedera.
Baca Juga: Ketum KONI Pusat: Tak Ada Ruang Doping di Angkat Berat Indonesia
Musim ini, Mbappe sudah mencetak 38 gol dan menorehkan enam asis dari 33 pertandingan. Statistik impresif tersebut membuat kekhawatiran bukan hanya muncul di Real Madrid, tetapi juga Timnas Prancis.
Timnas Prancis berharap Mbappe bisa fit saat Piala Dunia 2026 berlangsung. Les Blues tergabung di Grup I bersama Senegal, Norwegia, dan satu tiket yang masih diperebutkan melalui babak play-off antarbenua/Eropa.
Mbappe sendiri sudah menjadi mesin gol Timnas Prancis. Ia mengemas tiga gol dari lima pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kehadirannya jelas vital, meski Prancis sebenarnya memiliki stok penyerang tengah dan sayap yang melimpah. Mbappe tetap menjadi nyawa tim di lini depan.
Cedera lutut ini menjadi perhatian serius, mengingat Piala Dunia 2026 tinggal beberapa bulan lagi. Kondisi fisik Mbappe akan sangat menentukan peluang Prancis mempertahankan gelar juara.
Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, kemungkinan harus menyiapkan rencana cadangan, sambil berharap Mbappe pulih sepenuhnya. Strategi dan rotasi pemain bakal jadi kunci untuk mengantisipasi risiko cedera.
Baca Juga: Liverpool Raih Pendapatan Lebih dari Rp15,8 Triliun
Sementara itu, Real Madrid tampaknya tidak mau mengambil risiko. Pemain 28 tahun itu akan dijaga ketat dari beban berlebih, agar cedera lututnya tidak bertambah parah.
Para penggemar tentu berharap Mbappe bisa kembali tampil maksimal. Tanpa kontribusinya, kekuatan lini depan Prancis akan sangat berkurang.