SportlinkNews - Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, resmi mengukuhkan dan melantik jajaran Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PB PABERSI) masa bakti 2024-2028 yang dipimpin Anna Maria.
Prosesi pelantikan digelar pada pertengahan pekan ini di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta.
Dalam sambutannya, Marciano menyampaikan apresiasi atas capaian atlet angkat berat pada Pekan Olahraga Nasional XXI yang dinilai menunjukkan progres signifikan.
Baca Juga: 4 Petinju Inggris Dihabisi Rata, Oleksandr Usyk Bakal Melawan Raja Kickboxing
Sejumlah rekor PON berhasil dipecahkan, menjadi bukti pembinaan berjalan ke arah yang positif.
Tercatat empat rekor PON lahir di GOR PABSI 'Seuramoe Angkat Besi Harapan Bangsa', Stadion Harapan Bangsa, Aceh.
Rekor tersebut dibukukan oleh Widari (Kalimantan Timur) di kelas 47 kg putri, Syaifahmi Riski (Riau) kelas 59 kg putra, serta dua lifter Jawa Barat, Maria Magdalena di kelas 84 kg putri dan Fitria Martiningsih di kelas +84 kg putri.
Baca Juga: 17 Detik yang Membuyarkan Mimpi Garuda Pertiwi ke Final
Meski mengapresiasi torehan tersebut, Marciano menegaskan bahwa peningkatan prestasi harus dibarengi komitmen kuat terhadap sportivitas, terutama dalam memerangi praktik doping.
"Prestasi tinggi adalah kebanggaan, tetapi harus diraih dengan cara yang terhormat. Saya minta PB PABERSI memastikan seluruh atlet berjuang secara bersih. Tidak ada ruang bagi doping. Kita ingin medali yang bermartabat dan diakui dunia," tegas Marciano.
Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa angkat berat Indonesia semakin kompetitif di level internasional, termasuk memperjuangkan agar cabang ini kembali dipertandingkan di ajang SEA Games.
Baca Juga: Pep Guardiola Tidak Ambil Pusing dengan Pemainnya yang Menjalani Ibadah Puasa Ramadan
"Pembinaan harus terstruktur dan berkelanjutan. Target kita bukan hanya juara nasional, tetapi juga mampu berbicara di panggung internasional," lanjut Marciano.
Sementara itu, Ketua Umum PB PABERSI Anna Maria mengajak seluruh jajaran untuk bekerja keras dalam periode kepengurusan ini.
"Kita harus berjuang lebih keras lagi untuk beberapa tahun ke depan. Fokus kita pembinaan atlet dan memperluas kesempatan bertanding, termasuk di PON dan PON Remaja tahun depan," ujarnya.
Baca Juga: Setelah Ronaldo, Donald Trump Undang Messi ke Gedung Putih
Pada PON XXII/2028 angkat berat masuk dalam kategori cabang olahraga World Games dan akan diproyeksikan untuk bertanding di Nusa Tenggara Timur.
Artikel Terkait
Bidik Juara Umum, Para Angkat Berat Indonesia Siap Hadapi Tekanan Tuan Rumah Thailand di ASEAN Para Games 2026
Debutan Tampil Tanpa Gentar, Para Angkat Berat Indonesia Tebar Kejutan di APG 2025
KONI DKI Jakarta Targetkan Juara Umum PON XXII 2028 NTT-NTB
KONI Jatim dan Hope Physiotherapy Kolaborasi Penanganan Cedera Atlet
KONI Pusat Finalisasi Skema PON 2028: Mempertandingkan 57 Cabang Olahraga, DKI Jakarta Resmi Jadi Penyangga