Hebatnya, dari total 36 kesempatan tersebut di kompetisi Eropa, Real Madrid belum pernah satu kali pun tersingkir pada leg kedua. Statistik ini menjadi tembok tebal yang harus diruntuhkan oleh Kevin De Bruyne dan kawan-kawan.
Baca Juga: Emil Audero Kebobolan 4 Gol, Fiorentina di Zona Maut
Meskipun statistik sejarah sangat tidak memihak Manchester City, Guardiola tetap berpegang pada sifat sepak bola yang seringkali sulit untuk diprediksi secara matematis. Ia meyakini kejutan selalu memiliki ruang di lapangan hijau.
"Ini adalah pertandingan sepak bola dan banyak hal bisa terjadi. Olahraga ini telah mengajarkan kita bahwa banyak hal bisa terjadi," pungkas Guardiola menutup pernyataannya.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)