internasional

Gasperini: Roma Tunjukkan yang Terbaik dan Terburuk dalam kekalahan 4-3 dari Bologna

Jumat, 20 Maret 2026 | 08:35 WIB
Pelatih Gian Piero Gasperini menikmati pertandingan Roma vs Bologna.

“Ketika Anda melakukan kesalahan seperti ini, maka Anda bisa kalah dalam pertandingan, itu jelas.”

Manu Kone cedera di menit-menit awal, namun Gasperini hanya melakukan dua pergantian pemain dalam 90 menit, kemudian empat secara keseluruhan dari enam kemungkinan pergantian pemain, karena ada slot bonus di babak perpanjangan waktu.

Pilihan di lini serang terbatas karena absennya Paulo Dybala, Matias Soulé, Artem Dovbyk, dan Evan Ferguson, sementara Lorenzo Venturino tidak masuk dalam daftar UEFA.

Baca Juga: Sampaikan Belasungkawa, KONI Pusat Berkomitmen Lanjutkan Perjuangan Bambang Hartono

“Di babak tambahan, ada sedikit kelelahan, tetapi kami tidak bisa melakukan pergantian pemain. Bologna memasukkan tiga striker cepat dan segar, jadi itu sulit. Jelas, jika Anda kehilangan empat atau lima pemain di bagian skuad yang sama, Anda akan menderita dalam jangka panjang.

“Meskipun demikian, kami telah mendatangkan Malen yang luar biasa yang telah membuat serangan kami jauh lebih berbahaya. Di paruh pertama musim, kami menemukan gol dari berbagai pemain yang berbeda, tetapi kurangnya opsi menyerang adalah sesuatu yang telah kami alami sejak awal musim.”

Gasperini memenangkan trofi Liga Europa bersama Atalanta. Tapi menemukan perpindahan ke Roma sangat berbeda, termasuk ketegangan di balik layar dengan klub yang membentuk skuad ini.

“Saya datang ke Roma dengan mimpi untuk mengulangi situasi menyerang tertentu, tetapi karena cedera atau tidak dapat merekrut pemain dengan karakteristik tersebut, kami tidak pernah berhasil menciptakan kembali hal itu. Meskipun demikian, para pemain saya selalu mengerahkan begitu banyak usaha, termasuk malam ini.”

Baca Juga: Momen Tyson Fury Dibentak Istri: Bajingan Tolol..! 4 Kali Pensiun Mau Kembali

“Selama seminggu terakhir, melawan Como dan Bologna, saya tidak bisa terlalu banyak mengeluh tentang para pemain saya, karena mereka menunjukkan performa yang kuat.”

Pemain baru lainnya yang didatangkan pada Januari lalu juga memberikan kesan yang baik malam ini, ketika Robinio Vaz masuk dari bangku cadangan dan terus-menerus merepotkan Jhon Lucumi, bahkan berhasil mendapatkan penalti.

“Tidak diragukan lagi, dia masih sangat muda dan merupakan investasi besar, yang membebani dirinya karena ekspektasi yang tinggi. Dia membutuhkan waktu untuk berkembang, tetapi memiliki semangat dan kekuatan.”

Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)

Halaman:

Tags

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB