SportlinkNews - Kepastian partisipasi Tim nasional Iran pada Piala Dunia 2026 akhirnya menemui titik terang melalui pernyataan resmi otoritas tertinggi sepak bola dunia. Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan negara Timur Tengah tersebut akan tetap mengambil bagian dalam turnamen yang dijadwalkan mulai bergulir pada 11 Juni mendatang.
Infantino mencoba meredam spekulasi yang sempat memanas terkait status kepesertaan skuad Team Melli. Kehadiran Iran dianggap sangat penting karena merupakan kontestan sah yang telah melewati fase kualifikasi dengan penuh perjuangan di lapangan.
"Iran pasti bermain di Piala Dunia 2026. Kami berharap saat itu situasinya akan damai, itu pasti akan membantu," kata Gianni Infantino dalam sesi wawancara tersebut dikutip CNBC.
Baca Juga: Mantan Kiper Arsenal dan Juventus Ini Meninggal Tragis di Austria
"Iran harus datang, mereka mewakili rakyat mereka, mereka telah lolos kualifikasi dan para pemain ingin bermain," Gianni melanjutkan.
Langkah FIFA ini juga selaras dengan komitmen yang sebelumnya telah disuarakan oleh Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, mengenai lokasi penyelenggaraan pertandingan. Sheinbaum menyatakan bahwa jadwal pertandingan Iran di Amerika Serikat tidak akan mengalami pergeseran lokasi ke wilayah Meksiko sebagaimana sempat diusulkan sebelumnya.
Lebih lanjut, Infantino memberikan penekanan sepak bola memiliki peran sebagai pemersatu yang seharusnya tidak terkooptasi oleh kepentingan politik negara mana pun. FIFA berkomitmen penuh untuk memfasilitasi keberangkatan dan kehadiran delegasi Iran di Amerika Serikat sesuai dengan rujukan jadwal yang telah disusun sejak lama.
Baca Juga: Persebaya Bidik Kemenangan di Derby Suramadu, Bernardo Tavares Minta Pemainnya Fokus dan Disiplin
"Jika tidak ada lagi yang percaya untuk menjembatani dan memastikan Iran tetap tampil dan bersama di Piala Dunia, kami yang akan melakukannya," ujarnya.
Upaya diplomatik dan jaminan keamanan ekstra kini tengah dipersiapkan agar seluruh pemain asuhan Amir Ghalenoei dapat mendarat dan bertanding dengan rasa aman. FIFA mengambil tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa nilai-nilai sportivitas tetap berdiri tegak di atas konflik militer yang sedang berlangsung.
Situasi keamanan di Teheran sempat memburuk akibat serangan militer pada akhir Februari 2026 lalu yang memicu peperangan berkelanjutan. Kondisi darurat tersebut sempat membuat Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, merasa pesimis mengenai kemungkinan tim nasional mereka untuk tetap bisa berkompetisi secara normal.
Baca Juga: Alex Marquez Tetap Terlibat Pengembangan Motor Ducati Terbarunya Meski Pindah ke KTM
Meskipun Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) sempat mengajukan permohonan relokasi pertandingan ke Meksiko demi alasan keselamatan, FIFA tetap pada keputusan awalnya. Presiden FFIRI, Mehdi Taj, sendiri menyatakan belum mengambil langkah mundur dan masih berharap aspirasi terkait pemindahan lokasi dapat dipertimbangkan lebih lanjut oleh pihak penyelenggara.
Namun, keputusan final FIFA kini sudah bulat bahwa tidak akan ada perubahan tempat pertandingan bagi Mehdi Taremi dan rekan-rekan setimnya. Seluruh skema pengamanan akan ditingkatkan sedemikian rupa agar Iran dapat melakoni jadwal mereka di Stadion SoFi dan Stadion Lumen Field tanpa kendala berarti.