SportlinkNews - Keputusan mengejutkan diambil Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) yang mengakhiri kerja sama dengan Herve Renard secara tiba-tiba. Pemecatan ini tergolong sangat berisiko karena dilakukan kurang dari dua bulan sebelum perhelatan Piala Dunia 2026 dimulai.
Publik sepak bola merasa terkejut mengingat Renard sebenarnya baru saja kembali menakhodai tim Elang Hijau pada akhir tahun 2024. Ironisnya, pria berusia 57 tahun tersebut merupakan sosok yang berjasa memastikan tiket kelolosan Arab Saudi ke putaran final Piala Dunia 2026.
Rekam jejak Renard bersama skuad Arab Saudi sejatinya sudah terjalin cukup lama dan mendalam. Ia tercatat pernah memimpin tim tersebut pada periode 2019 hingga 2023, termasuk saat menciptakan kejutan besar di Piala Dunia 2022 Qatar.
Baca Juga: Inter Milan Semakin Dekat dengan Gelar Scudetto Usai Tundukkan Cagliari 3-0
Meskipun harus menerima kenyataan pahit didepak dari kursi kepelatihan, Renard tampak mencoba menyikapi situasi tersebut dengan kepala tegak. "Itulah sepak bola. Arab Saudi sudah tujuh kali lolos ke Piala Dunia, termasuk dua kali bersama saya. Setidaknya, ada kebanggaan dari situ," kata Renard dikutip dari AFP.
Reputasi Renard sebagai pelatih papan atas memang tidak perlu diragukan lagi di kancah internasional, terutama di benua Afrika. Ia memiliki catatan emas dengan koleksi dua gelar juara Piala Afrika saat mengarsiteki tim nasional Zambia dan Pantai Gading.
Karier Renard sempat mengambil arah berbeda pada 2023 ketika memilih untuk menukangi tim nasional putri Prancis. Di bawah arahannya, Les Bleues sukses menembus babak perempat final pada ajang Piala Dunia Putri 2023 serta Olimpiade Paris 2024.
Baca Juga: Perpanjang Kontrak Baru Moises Caicedo Dikunci Chelsea Hingga 2033
Kerinduan publik Arab Saudi terhadap sentuhannya membuat federasi memanggilnya kembali untuk menggantikan posisi pelatih asal Italia, Roberto Mancini. Namun, periode keduanya kali ini ternyata berjalan jauh lebih singkat dari yang diperkirakan oleh banyak pengamat sepak bola.
Sebagai pengganti, SAFF dilaporkan bergerak cepat untuk mencari nakhoda baru demi menjaga stabilitas tim menjelang turnamen di Amerika Utara. Nama juru formasi asal Yunani, Georgios Donis, muncul sebagai kandidat terkuat yang akan segera mengisi kekosongan kursi kepelatihan tersebut.
Donis saat ini masih aktif menjabat sebagai juru taktik klub Al-Khaleej dan dikabarkan sudah mencapai kesepakatan final dengan pihak federasi. Tugas berat kini menanti pelatih baru untuk mempersiapkan mental para pemain dalam waktu yang sangat sempit dan krusial.
Baca Juga: Sassuolo Padamkan Mimpi Como, Jay Idzes Lakukan Penyelamatan Gemilang
Tantangan besar sudah menanti Arab Saudi yang tergabung dalam Grup H pada Piala Dunia 2026. Mereka dijadwalkan akan bertarung memperebutkan tiket fase gugur melawan tim-tim tangguh seperti Spanyol, Uruguay, serta wakil Afrika, Tanjung Verde.
Federasi berharap pergantian mendadak ini tidak merusak ambisi mereka untuk melampaui pencapaian sejarah yang pernah diraih sebelumnya. Arab Saudi sendiri tercatat sudah tujuh kali berpartisipasi dalam ajang empat tahunan ini sejak debut mereka di panggung dunia.