SportlinkNews- Piala Dunia bukan hanya memanjakan penikmat sepak bola dalam euforia. Tapi, juga bisa membawa malapetaka. Itu terjadi di Piala Dunia yang diadakan di Amerika Serikat 32 tahun lalu.
Sejarah pahit terukir pada Piala Dunia 1994 di AS. Gol bunuh diri menyebabkan tragedi pahit dalam sejarah sepak bola dunia.
Sebelum Piala Dunia 1994, timnas Kolombia benar-benar sebuah fenomena. Tak terkalahkan dalam lima pertandingan kualifikasi pertama mereka dan hanya kebobolan dua gol, mereka kemudian mengamankan tempat mereka di final dengan kemenangan telak 5-0 atas Argentina di Buenos Aires pada September 1993.
Namun kegembiraan itu hanya berlangsung singkat. Perayaan berlebihan atas lolosnya Kolombia ke Piala Dunia 1994 mengakibatkan puluhan kematian, belum lagi ratusan lainnya yang terluka, sebuah bukti situasi keamanan yang tidak stabil di Kolombia.
Baca Juga: Sabar/Reza Buka Langkah Meyakinkan di Singapore Open 2026
Meskipun gembong narkoba Pablo Escobar telah tewas ditembak polisi beberapa bulan sebelumnya, negara itu masih jauh dari benar-benar damai karena pertikaian antar geng.
Ekspektasi tinggi dari dalam negeri secara tidak sengaja memberikan tekanan besar pada tim nasional Kolombia yang menuju Piala Dunia 1994.
Beban mulai meningkat ketika La Tricolor (julukan tim) memulai kampanye Piala Dunia mereka dengan kekalahan telak 1-3 melawan Rumania, yang diperkuat oleh superstar Gheorghe Hagi.
Di Amerika Serikat, tim Kolombia hanyalah bayangan dari skuad yang telah berjaya di babak kualifikasi.
Baca Juga: Marc Marquez Mulai Pulih Siap Geber Ducati di Mugello
Rumor mulai beredar tentang pengedar narkoba yang mencoba mengganggu seleksi tim, dengan ancaman kematian yang dikirim ke pelatih kepala Francisco Maturana.
Bahkan sebelum pertandingan melawan AS, sebuah surat anonim diterima yang meminta agar gelandang Gabriel Jaime Gomez dimasukkan ke dalam skuad.
Itu adalah pertandingan yang menentukan, dan jelas tekanan yang sangat besar berada pada para pemain Kolombia. Kalah dari tim tuan rumah berarti harus mengemasi koper mereka dan menghadapi amarah beberapa lawan terkuat di Amerika Selatan.
Baca Juga: Real Madrid Absen di Skuad Spanyol Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Buka Suara
Meja Refleksi
Terdapat kontroversi menjelang pertandingan melawan AS ketika muncul laporan bahwa beberapa organisasi taruhan di Kolombia dan AS memasang taruhan jutaan dolar. Pada akhirnya, tekanan terlalu besar, dan tim Kolombia kalah 1-2 dari AS dalam penampilan yang kurang memuaskan.