SportlinkNews - New York Knicks akhirnya kembali ke panggung terbesar NBA setelah penantian panjang selama 27 tahun.
Tim asal New York itu memastikan tiket ke Final NBA 2026 usai menyapu bersih Cleveland Cavaliers 4-0 pada Final Wilayah Timur lewat kemenangan telak 130-93 di Gim 4, Senin, 25 Mei waktu setempat.
Bermain di kandang Cavaliers, Knicks tampil brutal sejak kuarter pertama dan tak pernah benar-benar memberi kesempatan lawannya bangkit.
Baca Juga: Kenali WAGs Inggris di Piala Dunia 2026, dari Model, Mahasiswi hingga Perawat
Setelah sempat tertinggal tipis 16-17, Knicks langsung meledak dengan mencetak 36 poin hanya dari 18 penguasaan bola berikutnya untuk membuka jarak hingga 24 poin.
Dominasi itu terus berlanjut hingga akhir pertandingan. Knicks bahkan sempat unggul sampai 45 poin sebelum akhirnya menutup laga dengan margin 37 angka.
Ini menjadi kemenangan ke-11 beruntun mereka di playoff NBA 2026 sekaligus mempertegas status mereka sebagai tim paling dominan di postseason musim ini.
Baca Juga: Pep Guardiola Beri Pesan Tegas Terkait Kriteria Manajer Baru Manchester City
Tak hanya menang, Knicks tampil dengan level permainan yang nyaris sempurna di kedua sisi lapangan.
Mereka mencatat efisiensi serangan luar biasa dengan akurasi tembakan efektif mencapai 59,2 persen sepanjang playoff, angka yang disebut-sebut berpotensi menjadi yang terbaik dalam sejarah NBA.
Enam pemain Knicks mencetak double digit di gim ini, dipimpin Karl-Anthony Towns yang membukukan 19 poin dan 14 rebound.
Baca Juga: Bahagia di Manchester United, Carrick Percaya Bruno Fernandes Bertahan
Sementara sang kapten, Jalen Brunson, kembali menjadi motor permainan tim dan resmi dinobatkan sebagai MVP Final Wilayah Timur.
Brunson tampil luar biasa sepanjang seri dengan rata-rata 27,8 poin dan 6,7 assist per gim. Ia juga menjadi sosok penting di balik kebangkitan Knicks sejak Gim 1 ketika timnya berhasil membalikkan ketertinggalan 22 poin.
"Ini berarti banyak, tapi saya tidak akan berada di sini tanpa rekan-rekan setim saya," kata Brunson usai menerima Trofi Larry Bird. "Keyakinan dari tim, staf pelatih, organisasi, dan fans membuat semua ini mungkin terjadi."
Baca Juga: Mikel Arteta Diharapkan Kasih Gelar Liga Champions Pertama Buat Arsenal
Keberhasilan Knicks musim ini juga lahir dari kolektivitas yang sangat solid. Selain Brunson dan Towns, pemain seperti Mikal Bridges, OG Anunoby, Josh Hart, hingga Landry Shamet tampil konsisten menjalankan peran masing-masing.
Shamet bahkan tampil sangat efisien dari luar garis dengan mencatat 60 persen akurasi tripoin sepanjang playoff. Sedangkan Bridges dan Anunoby menjadi senjata penting Knicks dalam transisi cepat dan pertahanan agresif.
Di sisi lain, Cavaliers justru tampil jauh dari performa terbaik mereka. Tim asuhan Kenny Atkinson kesulitan menemukan ritme permainan sepanjang seri, termasuk saat Gim 4 ketika mereka hanya mampu memberi perlawanan singkat di awal laga.
Baca Juga: Mikel Arteta Diharapkan Kasih Gelar Liga Champions Pertama Buat Arsenal
Donovan Mitchell memang mencetak 31 poin, tertinggi di pertandingan tersebut, tetapi minimnya kontribusi pemain lain membuat Cleveland tak mampu mengimbangi agresivitas Knicks.
Cavs yang sebelumnya difavoritkan karena diperkuat Mitchell, Evan Mobley, Jarrett Allen, hingga James Harden justru menyelesaikan final konferensi dengan sapu bersih memalukan.
Kini, Knicks tinggal menunggu lawan di Final NBA 2026, yakni pemenang duel Wilayah Barat antara Oklahoma City Thunder dan San Antonio Spurs yang masih imbang 2-2.
Baca Juga: Start Buruk Indonesia di Singapore Open 2026, Tiga Wakil Tumbang
Bagi Knicks, ini menjadi Final NBA pertama sejak 1999 dan kesempatan besar untuk memburu gelar juara pertama mereka sejak 1973.
Artikel Terkait
Knicks Curi Gim 1 Lewat Comeback Epik, Brunson Meledak 38 Poin
Josh Hart Bersinar, Knicks Tinggalkan Cavaliers 2-0 di Final Wilayah Timur NBA 2026
Cavaliers Diburu Tekanan Besar Jelang Gim 3 Kontra Knicks
Knicks Bungkam Cavaliers, Tinggal Selangkah ke Final NBA 2026
Gim 4 Jadi Penentuan, Cavaliers Berusaha Hindari Sweep dari Knicks