internasional

Grup I Piala Dunia 2026: Misi Bintang Ketiga Prancis di Akhir Era Deschamps

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:23 WIB
Gelandang serang Prancis, Desire Doue. (Getty Images)

Pola ini sering kali membuat lawan kewalahan karena perubahan tempo yang begitu cepat.

Bintang yang patut diperhatikan.

Kylian Mbappe
Jika berbicara tentang Prancis modern, sulit untuk tidak menyebut nama ini. Penyerang Real Madrid itu masih menjadi pusat permainan sekaligus kapten tim. 

Baca Juga: Liverpool Pecat Arne Slot, Iraola Kandidat Pengganti

Mbappe memasuki Piala Dunia 2026 dalam usia matang, 27 tahun, dan berada pada puncak kariernya. Setelah mencetak hattrick bersejarah di final Piala Dunia 2022 melawan Argentina, ia kembali diharapkan menjadi pembeda di momen-momen krusial.

Ia merupakan striker kelas dunia yang dikenal memiliki kecepatan eksplosif, kemampuan dribbling luar biasa, dan penyelesaian akhir yang mematikan. Ia selalu menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan mana pun.

Ousmane Dembele 
Bukan hanya Mbappe, tetapi Prancis juga memiliki Dembele yang jadi salah satu kekuatan lini depan.

Baca Juga: Neymar di Antara 3 Wanita, Dilema Jelang Piala Dunia 2026

Sayap lincah yang sangat berbahaya dalam situasi satu lawan satu. Ia memiliki pergerakan yang sulit ditebak dan sering kali menjadi kreator peluang berbahaya bagi rekan-rekannya dari berbagai sisi lapangan.

N'Golo Kante
Gelandang pekerja keras yang terkenal dengan daya jelajahnya yang tinggi. Ia ahli dalam memutus serangan lawan dan merebut bola untuk memulai transisi serangan cepat.

William Saliba
Bek tengah yang bermain solid dan tenang, sangat kuat dalam memotong umpan serta memenangkan duel bola bawah maupun bola udara.

Kekuatan Prancis

Salah satu kekuatan utama Prancis terletak pada kombinasi antara kualitas individu, kedalaman skuad, dan keunggulan fisik di hampir setiap lini.

Baca Juga: Amir Khan Menghadapi Sidang Pengadilan Dituding Membuat Video Seks Rahasia dan Pemerasan

Lini tengah dan pertahanan mereka dihuni pemain-pemain atletis yang unggul dalam duel satu lawan satu maupun perebutan bola udara.

Keunggulan tersebut membuat Les Bleus tidak hanya kokoh saat meredam serangan lawan, tetapi juga berbahaya ketika memanfaatkan situasi bola mati.

Selain itu, Prancis memiliki deretan pemain bintang yang mampu menentukan hasil pertandingan melalui aksi individu.

Alih-alih bergantung sepenuhnya pada rangkaian umpan yang rumit, mereka sering memanfaatkan kreativitas, kecepatan, dan kemampuan teknis para pemain kelas dunia untuk menciptakan peluang.

Baca Juga: Pengusaha Indonesia Pemilik Como Ini Terkejut Lolos ke Liga Champions

Kekuatan lain yang membuat Prancis begitu disegani adalah kedalaman skuad yang luar biasa. Hampir setiap posisi memiliki pelapis berkualitas setara, sehingga mereka tetap kompetitif meski harus melakukan rotasi.

Lini serang diisi pemain-pemain cepat dan kreatif, lini tengah kuat dalam mengontrol transisi permainan, sementara sektor pertahanan diperkuat bek-bek elite yang telah teruji di level tertinggi sepak bola Eropa.

Dengan komposisi seperti itu, tidak banyak tim di dunia yang mampu menandingi kualitas dan kelengkapan skuad Les Bleus.

Kelemahan Prancis

Meski datang sebagai salah satu favorit juara, Prancis tetap memiliki beberapa aspek yang dapat menjadi celah bagi lawan untuk dimanfaatkan.

Baca Juga: Timnas Basket U-18 Matangkan Persiapan Jelang SEABA Qualifiers 2026, Empat Uji Coba Jadi Bahan Evaluasi Skuad

Ketergantungan pada pemain bintang:
Kualitas individu menjadi salah satu kekuatan terbesar Les Bleus, tetapi pada saat yang sama juga bisa menjadi kelemahan. Prancis masih cukup bergantung pada kontribusi pemain-pemain kunci seperti Kylian Mbappe atau Ousmane Dembele.

Ketika para pemain tersebut absen karena cedera atau berhasil dibatasi ruang geraknya, efektivitas serangan tim kerap mengalami penurunan.

Transisi menyerang yang terkadang lambat:
Meskipun dikenal berbahaya dalam serangan balik, Prancis tidak jarang tampil terlalu sabar saat membangun serangan.

Ritme permainan yang melambat dapat memberi kesempatan bagi lawan untuk kembali ke posisi bertahan dan menutup ruang, sehingga serangan Les Bleus menjadi lebih mudah dipatahkan.

Baca Juga: PSG Pertahankan Takhta Liga Champions Lewat Adu Penalti Dramatis atas Arsenal

Halaman:

Tags

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Final Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol...?

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB