SportlinkNews - Laporan beredar bahwa pemain Qatar Boualem Khoukhi menerima bonus besar setelah Qatar bermain imbang melawan Swiss di Piala Dunia.
Tim nasional Qatar mencapai tonggak sejarah yang tak terlupakan dalam pertandingan pembuka Grup B di Piala Dunia 2026, dengan gemilang menahan imbang Swiss, perwakilan Eropa, dengan skor 1-1 di Stadion Levi's (AS).
Ini menandai poin pertama dalam sejarah negara Teluk tersebut di ajang sepak bola terbesar di planet ini.
Baca Juga: Skotlandia Buka Jalan Eropa, Jerman dan Belanda Hadapi Tekanan di Piala Dunia 2026
Segera setelah pertandingan, di tengah kegembiraan luar biasa para penggemar, media sosial internasional heboh dengan berita bahwa kapten Boualem Khoukhi telah menerima hadiah "besar" termasuk uang tunai dan mobil mewah.
Namun, menurut verifikasi dari media internasional, kebenaran di balik cerita ini memiliki beberapa ketidaksesuaian.
Dari sudut pandang teknis, hasil imbang Qatar ditandai dengan ketahanan yang luar biasa.
Baca Juga: Diktator! Neville Semprot FIFA Soal Kontroversial VAR Pertandingan Swiss vs Qatar
Tertinggal dari Swiss setelah penalti sukses Breel Embolo di babak pertama, para pemain asuhan pelatih Tintín Marquez berjuang dengan berani untuk menemukan peluang.
Drama mencapai puncaknya pada menit ke-90+3 ketika, dari kombinasi tendangan sudut yang rumit oleh Qatar, bek Swiss Miro Muheim, di bawah tekanan hebat dari pemain lawan, dengan ceroboh mencetak gol bunuh diri, mengamankan hasil imbang 1-1.
Meskipun data resmi FIFA mencatatnya sebagai gol bunuh diri Muheim, pemain veteran berusia 35 tahun Boualem Khoukhi dianggap sebagai pahlawan tanpa tanda jasa dengan dampak signifikan pada gol ini.
Baca Juga: Indonesia Tundukkan Australia, Akhiri AVC Women’s Nations Cup 2026 di Peringkat Kelima
Di platform media sosial X (Twitter), informasi secara tak terduga menyebar bahwa Dana Investasi Publik Qatar telah memutuskan untuk memberi penghargaan besar kepada Boualem Khoukhi.
Menurut sumber tidak resmi ini, bek veteran tersebut akan menerima bonus hingga 3 juta USD (sekitar Rp 43 miliar)beserta mobil super Rolls Royce Phantom senilai lebih dari 550.000 USD (hampir Rp 8 miliar) atas kontribusinya yang bersejarah.