SportlinkNews - Turki berhasil menggulung Amerika Serikat di laga ketiga Grup D Piala Dunia 2026 dengan skor 3-2 di Los Angeles.
Meski menang, Turki tetap harus angkat kaki dari Amerika Serikat dan melupakan Piala Dunia 2026.
Dengan status juara grup yang sudah aman, pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino merombak susunan pemainnya dengan melakukan tidak kurang dari sembilan perubahan.
Baca Juga: Arsenal Resmi Permanenkan Status Piero Hincapie Mulai 1 Juli 2026
Kesempatan itu memberi peluang bagi para pemain pelapis untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Baru tiga menit pertandingan berjalan, dua di antaranya langsung memanfaatkannya ketika Auston Trusty menyambut sepak pojok Sebastian Berhalter dengan sundulan yang kemudian diselesaikan melalui tendangan kaki kiri menjadi gol.
Turki, yang telah terpukul dan kehilangan semangat akibat tersingkir lebih awal, bisa saja runtuh setelah tertinggal cepat. Namun, mereka justru bangkit dan menyamakan kedudukan tujuh menit kemudian.
Baca Juga: PB IPSI Sambut Positif Pelatnas Atlet Nasional Multiyears dan Jangka Panjang
Arda Guler melakukan kombinasi umpan dengan Baris Yilmaz untuk menembus pertahanan Amerika Serikat sebelum menaklukkan kiper lawan dengan penyelesaian yang tenang.
Gol tersebut juga menjadikannya pencetak gol termuda Turki dalam sejarah Piala Dunia.
Turki terus menggencarkan serangannya, sementara lini belakang tim Amerika terlihat rapuh. Turki akhirnya memetik keunggulan ketika Eren Elmali mengirim umpan kepada Baris Yilmaz yang menambah gol.
Baca Juga: Sunderland AFC Luncurkan Jersey Tandang Terinspirasi Raja Rock n Roll Elvis Presley
Namun, dukungan suporter kembali bergemuruh pada awal babak kedua. Amerika Serikat berhasil menyamakan kedudukan tiga menit setelah turun minum.
Sebastian Berhalter melengkapi assist yang ia buat sebelumnya dengan gol lewat tendangan keras dari tepi kotak penalti. Pochettino kemudian memasukkan beberapa pemain bintangnya demi mengejar kemenangan.