Kendati mengalami kegagalan di partai final, sikap sportif ditunjukkan oleh jajaran pemain Argentina setelah pertandingan usai. Sikap kepemimpinan Messi saat merangkul Yamal mendapat simpati luas dari berbagai kalangan penikmat sepak bola tanah air maupun mancanegara.
Baca Juga: Presiden La Liga: FIFA Menghancurkan Sepak Bola
Persaingan ketat di atas lapangan hijau tidak melunturkan rasa hormat antarpemain dari kedua belah pihak. Hubungan antargenerasi tersebut menjadi sorotan utama di balik sengitnya perebutan trofi paling bergengsi di dunia.
Kini publik menanti kelanjutan karier Yamal setelah berhasil mengukir sejarah besar di usia yang sangat muda. Ekspektasi tinggi dipastikan menyertai langkah sang pemain dalam mengarungi kompetisi tingkat klub maupun internasional mendatang.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)