Karena itu, PSSI ingin memperbanyak kesempatan bertanding di level internasional agar pemain muda Indonesia semakin siap bersaing, tidak hanya di kawasan Asia Tenggara, tetapi juga di tingkat Asia.
Baca Juga: Liverpool FC Luncurkan Jersey Tandang Baru Musim 2026/27 Terinspirasi Model Era 1980-an
Ia menambahkan, pemilihan negara peserta juga dilakukan secara selektif. Yordania, Hong Kong, dan Arab Saudi diundang karena dinilai memiliki perkembangan pesat dalam pembinaan sepak bola putri usia dini.
Sementara Malaysia, Singapura, dan Thailand dipilih karena memiliki tradisi kompetitif di kawasan Asia Tenggara serta aktif mengembangkan sepak bola putri.